KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kabar mengenai kehadiran Samsung Galaxy Tab S12 mulai mencuat ke publik setelah ditemukannya kode referensi perangkat baru dalam ekosistem perangkat lunak Samsung. Informasi ini mengindikasikan bahwa raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut akan kembali mempercayakan dapur pacu tablet kasta tertingginya kepada MediaTek, bukan Qualcomm atau Exynos.
Temuan ini pertama kali terungkap melalui metode APK teardown atau pembedahan kode pada aplikasi Samsung AI Core. Di dalam aplikasi yang bertanggung jawab mengelola fungsi kecerdasan buatan tersebut, terdapat referensi spesifik mengenai penggunaan chipset MediaTek Dimensity 9500.
Meskipun kode tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan nama "Galaxy Tab S12", para pengamat industri meyakini kuat bahwa perangkat yang dimaksud adalah suksesor dari lini tablet flagship Samsung. Dimensity 9500 sendiri diprediksi menjadi System-on-Chip (SoC) generasi terbaru MediaTek yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja komputasi berat dan pemrosesan data AI yang kompleks.
Integrasi Dimensity 9500 dalam aplikasi AI Core menunjukkan ambisi Samsung untuk meningkatkan fitur on-device AI pada tablet mereka. Berbeda dengan AI berbasis cloud, fitur on-device memungkinkan pemrosesan data dilakukan langsung di dalam perangkat, sehingga lebih cepat, aman, dan dapat berfungsi tanpa koneksi internet.
Beberapa fitur yang kemungkinan besar akan dioptimalkan oleh chipset ini mencakup penerjemahan bahasa secara instan, pengeditan foto berbasis generatif AI, hingga asisten produktivitas yang lebih responsif. Penggunaan Dimensity 9500 diharapkan mampu memberikan efisiensi daya yang lebih baik saat menjalankan fitur-fitur pintar tersebut secara simultan.
Langkah Samsung menggunakan chip MediaTek untuk Galaxy Tab S12 sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Sebelumnya, Samsung telah memulai transisi ini pada seri Galaxy Tab S10 dan dikabarkan berlanjut pada Galaxy Tab S11. Strategi ini memungkinkan Samsung mempertahankan performa setingkat flagship namun dengan manajemen biaya produksi yang lebih kompetitif dibandingkan menggunakan chipset seri Snapdragon dari Qualcomm.
Hingga saat ini, Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal peluncuran maupun spesifikasi teknis lengkap dari Galaxy Tab S12. Namun, melihat pola pengembangan perangkat lunak yang sudah berjalan, tablet ini diprediksi akan menjadi salah satu perangkat Android paling bertenaga yang mengedepankan integrasi kecerdasan buatan sebagai nilai jual utamanya.
Dimensity 9500 adalah calon chipset flagship terbaru dari MediaTek yang diproyeksikan memiliki performa CPU dan GPU sangat tinggi, serta unit pemrosesan AI (NPU) yang lebih canggih untuk mendukung fitur pintar di perangkat premium.
Samsung mulai beralih ke MediaTek untuk lini tablet flagship guna menyeimbangkan performa tinggi dengan efisiensi biaya, serta memanfaatkan kemampuan pemrosesan AI MediaTek yang kini semakin kompetitif melawan Snapdragon.
Belum ada tanggal resmi, namun kemunculan referensi chipset di aplikasi internal biasanya menandakan perangkat tersebut sedang dalam tahap pengujian akhir dan kemungkinan akan diperkenalkan dalam beberapa bulan ke depan.