Gangguan Transmisi Akibat Cuaca Buruk, PLN Minta Maaf Atas Padam Listrik Massal di Lima Provinsi Sumatera

Penulis: Yasir  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:29:05 WIB
PLN mengonfirmasi gangguan transmisi akibat cuaca buruk menyebabkan padam listrik massal di lima provinsi Sumatera.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengonfirmasi bahwa insiden bermula sekitar pukul 18.44 WIB. Berdasarkan indikasi awal, gangguan dipicu oleh cuaca ekstrem yang mengganggu ruas transmisi utama. "Kami sudah mendapatkan arahan dari Kementerian agar terus melakukan berbagai langkah untuk mengoreksi dan memperbaiki sistem kelistrikan Sumatera yang mengalami gangguan ini," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Awal Mula: Detik-Detik Pemadaman Serentak

Saat laporan pertama masuk, PLN langsung mengerahkan tim ke lapangan. Prioritas utama adalah memeriksa kondisi gardu induk dan sistem transmisi di titik-titik yang diduga terdampak. "Kami melakukan assessment apakah ada dampak kerusakan pada gardu induk dan sistem transmisi," kata Darmawan. Proses investigasi berlangsung cepat, dan hasilnya menggembirakan: tidak ditemukan kerusakan permanen pada infrastruktur kelistrikan.

Proses Pemulihan: Bagaimana Tim Bergerak?

Dalam waktu sekitar dua jam, seluruh sistem gardu induk dan transmisi yang sempat padam berhasil dipulihkan. Tim teknis bekerja secara paralel di lima provinsi untuk memastikan aliran listrik kembali normal. "Setelah kejadian ini, kami langsung mengerahkan seluruh kekuatan tim. Alhamdulillah, dalam waktu sekitar 2 jam seluruh sistem gardu induk dan transmisi kami bisa kami pulihkan," jelas Darmawan. Pemulihan ini mencakup wilayah Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh.

Apa Langkah Berikutnya?

PLN memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan Sumatera untuk mencegah kejadian serupa. Perbaikan sistem transmisi dan penguatan infrastruktur di titik-titik rawan cuaca buruk menjadi prioritas ke depan. Darmawan juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM dalam mengimplementasikan langkah-langkah korektif. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat," tutupnya.

Reporter: Yasir
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top