KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya dirayakan di atas daratan. PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang logistik energi maritim, memilih dasar laut Pantai Pulisan sebagai lokasi upacara simbolis. Aksi ini merupakan kolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina International Shipping.
Plt Direktur Utama PTK Eko Cahyadi menyebut pengibaran bendera di bawah laut adalah bentuk kecintaan terhadap Indonesia sebagai negara maritim. Menurutnya, momen HUT RI juga dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian laut, mengingat ekosistem maritim berkaitan erat dengan aktivitas bisnis perusahaan.
Pemilihan Pantai Pulisan bukan tanpa alasan. Lokasi ini berada di kawasan Coral Triangle yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Area tersebut juga berdekatan dengan Integrated Terminal Bitung milik Pertamina Group, salah satu pusat distribusi energi utama untuk wilayah Sulawesi.
"Penanaman fragmen terumbu karang di lokasi ini merupakan bentuk komitmen PTK untuk turut menjaga kesehatan ekosistem laut yang menjadi ruang operasional kami sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan," ujar Eko dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (17/8).
Seluruh rangkaian penyelaman dilakukan dengan mematuhi standar keselamatan yang berlaku. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran direksi, perwakilan pemerintah daerah, dan komunitas lingkungan setempat.
Eko berharap pertumbuhan terumbu karang memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Ekosistem yang sehat tidak hanya meningkatkan populasi biota laut, tetapi juga berpotensi memperkuat daya tarik wisata bahari Pantai Pulisan yang selama ini menjadi andalan ekonomi warga.
Komitmen lingkungan ini berjalan seiring dengan upaya perusahaan menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis. Direktur Armada PTK Dewi Susanti mengatakan perusahaan mulai memanfaatkan energi hijau dan bahan bakar ramah lingkungan pada sebagian armada kapal serta infrastruktur pendukung.
"Aksi sosial maupun operasional PTK diharapkan dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, serta keberlangsungan perusahaan di masa mendatang," kata Dewi.
Sebagai perusahaan logistik energi maritim, PTK mengoperasikan ratusan kapal yang tersebar di berbagai wilayah strategis Indonesia. Layanan yang dijalankan mencakup penyediaan kapal pendukung, jasa marine service, layanan operasional pelabuhan, hingga shorebase.
Perusahaan mencatat tingkat keandalan layanan yang diberikan saat ini berada di atas 99 persen, menjadikan PTK salah satu pemain kunci dalam rantai distribusi energi nasional. Melalui rangkaian kegiatan HUT RI ini, PTK berupaya ikut mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur—baik dari sisi ketahanan energi maupun kelestarian lingkungan.