PT Astra International Tbk Dukung Tanggap Darurat Gempa NTT dengan Sembako dan Starlink

Penulis: Sutomo  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 17:04:59 WIB
Presiden Direktur Astra Rudy dalam upacara bendera peringatan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada hari ini (17/8) di Gedung Astra Management Development Institute (AMDI) Jakarta.

JAKARTA - PT Astra International Tbk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tidak hanya menggelar upacara bendera, tetapi juga menghadirkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Upacara yang berlangsung pada Senin (17/8/2026) tersebut diikuti jajaran direksi dan karyawan Astra. Momentum kemerdekaan dimanfaatkan perusahaan untuk kembali menegaskan komitmen berkarya dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia.

Mengangkat tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Astra memaknai kemerdekaan sebagai semangat untuk terus memberikan kontribusi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, mengatakan semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui karya dan kontribusi nyata.

“Astra berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui kolaborasi dan kontribusi yang memberikan manfaat, serta terus mengambil peran dalam mendukung kemajuan Indonesia,” ujar Boy.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui empat bidang kontribusi sosial berkelanjutan, meliputi kesehatan, pendidikan, kewirausahaan, dan lingkungan.

Melalui program Desa Sejahtera Astra, perusahaan juga terus mendorong pemberdayaan masyarakat perdesaan. Saat ini, lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra telah tersebar di 35 provinsi dan memberikan manfaat kepada lebih dari 3 juta orang.

Bantuan Astra untuk Korban Gempa NTT

Dalam momentum HUT RI tahun ini, Astra turut memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT melalui program Nurani Astra.

Bantuan tahap awal yang disiapkan berupa 5.000 paket sembako, disertai empat unit Starlink dan power station. Perangkat tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan komunikasi dan kelistrikan di wilayah terdampak bencana.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BPBD NTT, Kantor Pencarian dan Pertolongan Ruteng, serta unsur terkait di daerah.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat, sekaligus membantu menjaga akses komunikasi di wilayah yang terdampak gempa.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen Astra untuk mewujudkan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Reporter: Sutomo
Back to top