KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Turnamen ini dirancang bukan sekadar kompetisi golf. SANY ingin memanfaatkan momen santai untuk berdialog langsung dengan pelanggan, memahami kebutuhan lapangan, sekaligus memetakan tantangan yang dihadapi perusahaan tambang di Indonesia.
Jajaran direksi SANY Group dan SANY Perkasa hadir langsung, di antaranya Chen Jiayun, Director of SANY Group Co., Ltd.; Chen Xingchao, General Manager of Overseas Sales Company SANY; Yan Sui, President Director; Hery Yudianto, Vice President; Ivan Lie, Vice President; serta Tang Jian Feng, General Manager Mining Department.
Bagi SANY, kehadiran di Indonesia tidak cukup hanya dengan menjual alat berat. Perusahaan menilai hubungan jangka panjang dengan pelanggan justru menjadi fondasi utama pertumbuhan bisnis di sektor pertambangan.
“Melalui SANY Mining Golf Tournament 2026, SANY tidak hanya menghadirkan produk dan solusi, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan industri. Interaksi langsung bersama pelanggan, mitra, dan pelaku industri menjadi kesempatan bagi SANY untuk mendapatkan perspektif mengenai kebutuhan serta tantangan yang dihadapi sektor pertambangan di Indonesia,” ujar Vice President SANY, Ivan Lie.
SANY saat ini memiliki portofolio peralatan pertambangan yang terus dikembangkan, termasuk lini produk elektrifikasi. Strategi ini sejalan dengan kebutuhan industri tambang nasional yang mulai beralih ke peralatan rendah emisi.
Chen Jiayun mengaku kunjungannya ke Indonesia kali ini merupakan yang keempat. Namun, ada pengalaman baru yang ia dapatkan: bermain golf untuk pertama kalinya di Jakarta.
“Ini kali keempat saya datang ke Indonesia dan untuk pertama kalinya mengikuti Jakarta Mining Golf. Ini juga menjadi permainan golf pertama saya di Indonesia. Walaupun permainan saya belum terlalu baik, yang terpenting adalah kebersamaan,” kata Chen.
Dia menegaskan komitmen SANY untuk meningkatkan investasi di Indonesia. “Kami ke depannya akan lebih banyak berinvestasi dan mengembangkan produk-produk yang berkualitas,” ujarnya.
SANY juga membuka pintu bagi pelanggan dan mitra untuk mengunjungi fasilitas pabriknya di Karawang. Langkah ini diharapkan memberi pemahaman lebih dalam soal kapabilitas produksi SANY sekaligus membuka ruang diskusi teknis mengenai kebutuhan alat tambang.
“Kalau Bapak dan Ibu punya waktu, kami mengundang untuk mengunjungi pabrik kami yang ada di Karawang,” tutur Chen.
Turnamen ini menyiapkan tiga hadiah utama bagi peserta yang berhasil mencetak hole-in-one. Total nilainya mencapai Rp6 miliar, terdiri dari satu unit Denza D9 model 2026, satu unit SANY SY215E Electric Excavator, dan satu unit electric truck.
Hadiah tersebut menambah semarak kompetisi, tetapi SANY menegaskan nilai utama acara ini tetap pada penguatan relasi bisnis. Chen berharap agenda serupa bisa rutin digelar di Indonesia, bahkan membuka peluang mengadakan turnamen serupa di China dengan mengundang pelanggan dari Tanah Air.
“Untuk kegiatan golf ini juga diharapkan ke depannya dapat terus dilaksanakan di Indonesia. Kalau memungkinkan, ke depan kami juga akan mengadakan golf di China dan mengundang Bapak dan Ibu sekalian untuk bermain di sana,” ujarnya.
Melalui ajang ini, SANY berupaya membangun konektivitas yang lebih erat dengan industri pertambangan nasional, seiring meningkatnya kebutuhan akan peralatan modern dan solusi energi yang lebih ramah lingkungan.