Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Pulau Sumatera untuk meninjau langsung proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga provinsi, yakni Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Keberangkatan orang nomor satu di Indonesia itu dipantau melalui siaran langsung Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari upaya percepatan penanganan karhutla yang sebelumnya telah dievaluasi di Kalimantan.
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memastikan operasi darurat penanganan karhutla di Sumatera berjalan dengan penguatan armada dan personel di lapangan. Dari Lanud Halim Perdanakusuma, Presiden menaiki pesawat kepresidenan menuju Provinsi Riau sebagai titik pertama kunjungan kerja.
Kepala Negara menegaskan bahwa langkah tanggap darurat harus berjalan cepat, terpadu, dan efektif. Percepatan ini dinilai penting mengingat dampak kabut asap yang langsung dirasakan warga di wilayah terdampak.
Upaya pemadaman di lapangan tidak hanya mengandalkan operasi udara. Pemerintah pusat telah menambah jumlah armada water bombing untuk menjangkau titik api yang sulit diakses dari darat.
Selain itu, terjadi penebalan personel darat dari unsur TNI, Polri, dan Manggala Agni. Mereka disiagakan untuk melakukan pemadaman sekaligus patroli terpadu guna mencegah meluasnya area terbakar.
Penyiagaan fasilitas kesehatan bagi warga juga menjadi perhatian dalam operasi ini. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap dalam jangka panjang.
Presiden Prabowo telah menginstruksikan tindakan tegas tanpa kompromi terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran lahan. Aparat penegak hukum saat ini telah memulai proses penyelidikan terhadap sejumlah area konsesi korporasi.
Perusahaan yang lahannya terbukti terbakar maupun lalai dalam menjaga areal konsesinya akan menghadapi proses hukum. Langkah ini diambil sebagai efek jera agar kejadian serupa tidak terulang di musim kemarau mendatang.
Presiden tidak berangkat sendirian dalam kunjungan kerja kali ini. Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir di Lanud Halim Perdanakusuma untuk mengantarkan keberangkatan Kepala Negara.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tampak hadir di lokasi. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga terlihat mendampingi prosesi pelepasan Presiden sebelum menuju Sumatera.
Kunjungan ke Riau menjadi pembuka rangkaian agenda Presiden di Pulau Sumatera. Setelah memastikan kondisi di Riau, peninjauan akan dilanjutkan ke wilayah Jambi dan Sumatera Selatan yang juga dilanda karhutla.