300 UMKM Ramaikan Kobalorasi ke-4 di Bangka Tengah, Bupati Sebut Perputaran Uang Capai Ratusan Juta

Penulis: Fajar  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 18:24:02 WIB
Ribuan warga memadati Alun-Alun Kota Koba pada malam puncak Kobalorasi ke-4, Sabtu (22/8/2026).

KOBA — Ribuan warga memadati Alun-Alun Kota Koba pada malam puncak Kobalorasi ke-4, Sabtu (22/8/2026). Acara tahunan yang berlangsung selama lima hari ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga motor penggerak ekonomi kerakyatan di Bangka Tengah.

Pantauan di lokasi, stan-stan UMKM yang berjejer di sekitar alun-alun dipenuhi pengunjung. Aneka produk lokal seperti kuliner khas, kerajinan tangan, hingga fesyen laris manis terjual. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani yang hadir pada penutupan acara mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat.

Perputaran Uang Capai Ratusan Juta Rupiah

"Selama lima hari ini kami perkirakan perputaran uang bisa mencapai ratusan juta. Ini berkah bagi para pedagang," ujar Bupati Bangka Tengah Algafri Rahman, Senin (24/8/2026).

Bupati menambahkan, estimasi pengunjung pada puncak acara mencapai 20 ribu orang. Keramaian ini dinilai berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, tidak hanya bagi pedagang tetapi juga pelaku usaha jasa di sekitar lokasi acara.

Kegiatan yang Diminati Warga

Selama lima hari penyelenggaraan, Kobalorasi ke-4 menghadirkan beragam kegiatan. Mulai dari bazar UMKM, pentas seni dan budaya, jalan sehat, kegiatan membaca dan bercerita bersama, senam bersama, pawai dan karnaval, hingga layanan cek kesehatan gratis.

Malam penutupan sendiri dimeriahkan oleh penampilan musisi lokal dan nasional, hiburan musik, serta pertunjukan seni tradisional Kuda Lumping Ngesti Budoyo Turonggo Mudo. Penampilan kesenian tradisional ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dari berbagai kalangan usia.

Promosi Pariwisata dan Kuliner Lokal

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bangka Belitung Eko Kurniawan menyebut ajang ini memegang peranan penting dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah. Menurutnya, Kobalorasi tidak hanya memperkenalkan sisi kebudayaan, tetapi juga mempopulerkan ragam kuliner khas lokal melalui kehadiran para pelaku UMKM.

Gubernur Hidayat Arsani menambahkan, keterlibatan ratusan UMKM berdampak positif terhadap perputaran roda ekonomi daerah. "Jadi setiap hari selama dibuka perputaran uangnya banyak. Terlebih di malam penutupan ramai sekali masyarakat datang. Ramainya malam penutupan ini berkah baik bagi pedagang dan berkah bagi pertumbuhan ekonomi daerah khususnya Bangka Tengah," katanya.

Kobalorasi diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan event ini sebagai ikon kebanggaan warga Bangka Tengah sekaligus daya tarik wisata bagi kunjungan dari luar daerah.

Reporter: Fajar
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top