KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Bayangkan harus menghilangkan roti, susu, telur, gandum, dan minyak biji-bijian dari daftar menu harian. Itulah gambaran pola makan yang dibagikan Miranda Kerr dalam podcast Let's Be Honest yang dipandu Kristin Cavallari. Alih-alih menginspirasi, pengakuannya justru menuai banyak kritik, baik dari warganet di media sosial maupun para profesional kesehatan.
Sejumlah ahli gizi menilai diet yang dijalani model asal Australia ini terlalu membatasi jenis makanan dan berpotensi membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Lantas, apa sebenarnya yang membuat pola makan ini dianggap bermasalah?
Ahli diet Sophia Deahl menyoroti banyaknya kelompok makanan yang dihilangkan dari menu Miranda. Menurutnya, pembatasan seperti ini bisa membuat tubuh kehilangan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk berfungsi optimal.
Beberapa nutrisi yang berisiko kurang tercukupi antara lain protein, serat, kalsium, zat besi, vitamin B, dan asam lemak omega-3. Padahal, nutrisi-nutrisi ini berperan besar dalam menjaga energi, kesehatan tulang, dan sistem kekebalan tubuh.
Ahli nutrisi Jess Baker juga mengingatkan bahwa pola makan yang terlalu ketat dapat membuat seseorang lebih mudah merasa lelah, mengalami perubahan suasana hati, hingga gangguan pencernaan. Kekhawatiran serupa disampaikan dokter spesialis lifestyle medicine, Idrees Mughal, yang menilai pola makan tersebut mendekati gangguan perilaku makan (disordered eating), meski ia menegaskan tidak bisa memberikan