Pembatasan Jam Beli Pertalite di Balikpapan Berlaku 1 September 2026, Ini Aturan Lengkapnya

Penulis: Fajar  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 00:51:31 WIB
Kebijakan pembatasan jam beli Pertalite di tiga SPBU Balikpapan mulai berlaku 1 September 2026.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNGPT Pertamina Patra Niaga buka suara soal pengaturan waktu pembelian Pertalite di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kebijakan dari pemerintah setempat ini mengubah jam operasional layanan BBM subsidi di tiga SPBU, dengan pemisahan waktu antara kendaraan roda dua dan roda empat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyesuaikan operasional. "Pengaturan ini merupakan bagian dari upaya bersama agar penyaluran BBM bersubsidi semakin tertib dan tepat sasaran. Kami mengharapkan dukungan masyarakat untuk mengikuti jadwal pelayanan dan arahan petugas di lapangan," ujarnya, Jumat (28/8).

Jam Layanan Berbeda untuk Motor dan Mobil di Tiga SPBU

Perubahan paling signifikan terjadi di SPBU M.T. Haryono dan Sepinggan. Di dua lokasi ini, kendaraan roda dua hanya bisa mengisi Pertalite pada pukul 06.00-22.00 WITA. Setelah jam tersebut, giliran kendaraan roda empat yang dilayani hingga pukul 06.00 WITA.

SPBU Gunung Guntur menerapkan pola berbeda. Situs tersebut hanya melayani kendaraan roda empat pada pukul 08.00-22.00 WITA. Pertamina menyebut pembagian waktu ini bertujuan mengurangi kepadatan kendaraan pada jam operasional warung, toko, dan pelaku UMKM di sekitar SPBU.

Aturan Ganjil-Genap untuk Biosolar dan Layanan Bus IKN

Untuk jenis BBM Biosolar, pengaturan diberlakukan di SPBU Kilometer 13 dan Kilometer 15. Kedua lokasi beroperasi 24 jam, namun dengan skema pembatasan berdasarkan jenis kendaraan, nomor polisi ganjil-genap, serta periode pengisian ulang maksimal 48 jam.

Pertamina juga menyiapkan layanan khusus bagi Bus Bacitra dan Bus Antarmoda Balikpapan-IKN. Kedua armada tersebut dilayani di SPBU Kariangau pada pukul 22.00-24.00 WITA.

Lima Titik SPBU Baru untuk Kurangi Antrean Motor

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina menyiapkan lima titik penyaluran tambahan yang diprioritaskan bagi kendaraan roda dua. Kelima SPBU tersebut adalah:

  • SPBU 64.761.24 Teritip
  • SPBU 64.761.18 Batakan
  • SPBU 63.761.01 Grand City
  • SPBU 64.761.09 Gunung Bahagia
  • SPBU 64.761.05 Kebun Sayur

Penambahan lokasi ini diharapkan mendekatkan akses Pertalite ke masyarakat sekaligus membagi kepadatan antrean agar tidak terpusat di SPBU tertentu.

Kesiapan Stok dan Imbauan ke Masyarakat

Edi memastikan Pertamina memperkuat kesiapan operasional melalui penguatan stok, pengaturan pengiriman, penyiagaan mobil tangki cadangan, hingga optimalisasi petugas pengatur antrean. Koordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan, BPH Migas, aparat penegak hukum, dan pengelola SPBU juga terus dilakukan.

Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan serta mengikuti jadwal dan arahan petugas di lapangan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan Pertamina Customer Solutions 135 yang beroperasi selama 24 jam.

Reporter: Fajar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top