Prakiraan Cuaca Selasa: BMKG Sebut Mayoritas Kota Berawan, Pangkal Pinang Tak Terkena Hujan Lebat

Penulis: Fajar  •  Selasa, 01 September 2026 | 12:12:01 WIB
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berawan pada Selasa, dengan Pangkal Pinang tidak terkena hujan lebat.

Pangkal Pinang diprakirakan mengalami cuaca berawan pada Selasa, sementara sebagian besar kota besar di Indonesia juga tidak diguyur hujan lebat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hanya mencatat satu wilayah, yakni Padang, yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang.

PANGKAL PINANG — BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Selasa, dengan potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia. Namun, dari puluhan kota yang dipantau, hanya Padang yang diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Informasi ini disampaikan prakirawan BMKG Selly Brilian melalui laman resmi di Jakarta. Masyarakat di Pangkal Pinang dan sekitarnya tidak perlu khawatir akan hujan ekstrem, karena wilayah ini masuk kategori berawan.

Bagaimana Kondisi Cuaca di Pangkal Pinang?

Pangkal Pinang menjadi salah satu dari 18 kota besar yang diprakirakan hanya berawan pada Selasa. Kondisi serupa juga terjadi di Banda Aceh, Jambi, Palembang, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Kota lain yang juga berawan meliputi Samarinda, Denpasar, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Merauke. Artinya, tidak ada peringatan khusus untuk hujan lebat di wilayah Kepulauan Bangka Belitung pada hari ini.

Apa Penyebab Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah?

BMKG mendeteksi adanya daerah konvergensi yang terbentang dari perairan barat Aceh hingga Selat Makassar bagian selatan. Kondisi ini mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilewati.

Konvergensi tersebut meliputi perairan barat Sumatera Utara, Sumatera Selatan hingga Riau, Jawa Timur hingga Jawa Tengah, Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Natuna, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, serta Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat.

Bagaimana Status Kekeringan di Wilayah Lain?

Pada hari sebelumnya, Senin, BMKG menetapkan sembilan dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat berstatus awas kekeringan meteorologis. Periode hari tanpa hujan yang semakin panjang menjadi pemicu utama kondisi tersebut.

Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB Suci Agustiarini menjelaskan, hanya Kota Mataram yang masih berstatus siaga. Sembilan daerah lainnya, seperti Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima, telah berada di level awas dengan cakupan 38 kecamatan.

Reporter: Fajar
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top