IHSG Ditutup Melemah 0,12% ke 6.678, SSIA & BMAS Siapkan Aksi Korporasi

Penulis: Yasir  •  Kamis, 10 September 2026 | 09:06:31 WIB
Papan digital memperlihatkan pergerakan IHSG yang ditutup melemah 0,12% ke level 6.678.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Enam dari 11 sektor berakhir di zona merah. Sektor Healthcare mencatat penurunan terdalam 1,33%, sementara Transportation & Logistic memimpin penguatan dengan kenaikan 2,41%.

Di jajaran saham, AMMN melonjak 5,14%, IMPC menguat 9,51%, dan AADI naik 5,96%. Sebaliknya, BBCA turun 2,25%, BMRI melemah 0,90%, dan ASII terkoreksi 1,62%.

Tekanan eksternal turut membebani. Ketiga indeks utama Wall Street ditutup melemah: Dow Jones turun 0,77% ke 52.380, S&P 500 terkoreksi 0,48% ke 7.636, dan Nasdaq turun 0,64% ke 26.253. ETF EIDO melemah 0,68% dan indeks MSCI Indonesia turun 0,99%.

SSIA Kunci Target Laba Rp400 Miliar, Capex Rp2,2 Triliun

Surya Semesta Internusa (SSIA) menyiapkan belanja modal Rp2,20 triliun untuk 2026. Porsi terbesar, sekitar Rp1,50 triliun, dialokasikan untuk akuisisi dan pengembangan lahan di kawasan Subang Smartpolitan.

Sebanyak Rp330 miliar disiapkan untuk rebranding Paradisus by Meliá Bali. Hingga semester I-2026, realisasi dana untuk kebutuhan tersebut mencapai sekitar Rp200 miliar.

SSIA menyesuaikan target pendapatan 2026 menjadi Rp7,20 triliun, turun dari proyeksi sebelumnya Rp7,50 triliun. Penyesuaian ini berkaitan dengan penundaan penjualan dan pergeseran kontrak NRCA.

Meski pendapatan dipangkas, SSIA mempertahankan target laba bersih Rp400 miliar pada akhir 2026. Jika tercapai, angka itu mencerminkan pertumbuhan laba bersih hingga 570% dibandingkan tahun sebelumnya.

JSMR Anggarkan Capex Rp12 Triliun untuk Lima Proyek Tol

Jasa Marga (JSMR) menganggarkan capex sekitar Rp12 triliun pada 2026. Sampai semester I-2026, realisasi belanja modal perseroan telah mencapai Rp4,40 triliun.

Anggaran diarahkan untuk mempercepat pembangunan dan pengoperasian lima proyek tol:

  • Jakarta-Cikampek II Selatan seksi Setu-Sadang
  • Akses Patimban
  • Jogja-Bawen
  • Jogja-Solo
  • Probolinggo-Banyuwangi

Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 km ditargetkan beroperasi November 2026. Seksi 1 Yogyakarta-SS Banyurejo ditargetkan rampung konstruksinya akhir September 2026.

Tol Akses Patimban sepanjang 14 km ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. Pada ruas Probolinggo-Banyuwangi (49,68 km), Seksi Paiton-Besuki telah memasuki tahap Uji Laik Fungsi Operasi (ULFO) dan ditargetkan beroperasi akhir 2026 atau awal 2027.

Secara keseluruhan, JSMR menargetkan tambahan sekitar 62 km jalan tol dapat beroperasi pada akhir 2026 hingga awal 2027.

BMAS Rights Issue Rp1,01 Triliun, KVF Jadi Pembeli Siaga

Bank Kasikorn Indonesia (BMAS) berencana melaksanakan PMHMETD IV dengan rasio 655:104. Jumlah saham baru maksimal 2,87 miliar saham, setara 13,70% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan.

Harga pelaksanaan ditetapkan Rp350 per saham, sehingga BMAS berpotensi memperoleh dana sekitar Rp1,01 triliun. Seluruh dana akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung peningkatan penyaluran kredit.

Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd. (KVF), pemegang saham utama dengan kepemilikan 86,03%, menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya, termasuk yang dialihkan dari Kasikornbank (KBANK). KVF juga bertindak sebagai pembeli siaga.

Dengan skema itu, kepemilikan KVF di BMAS berpotensi meningkat menjadi sekitar 86,37% hingga 87,81%. Pemegang saham lama yang tidak mengambil haknya berpotensi mengalami dilusi maksimal 13,70%.

Perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan 27 November hingga 3 Desember 2026. Cum-right di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 23 November 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • ARCI — Buy 1330-1340 | TP 1360-1380 | SL 1270
  • TLKM — Buy 2640-2660 | TP 2680-2720 | SL 2510
  • HRUM — Buy 965-975 | TP 1000-1010 | SL 925
  • JARR — Buy 3390-3410 | TP 3450-3500 | SL 3170
  • AKRA — Buy 1540-1550 | TP 1565-1580 | SL 1455

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Yasir
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top