Harga Emas Antam Naik Rp 4.000, 1 Gram Kini Rp 2.604.000

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 12 September 2026 | 14:07:01 WIB
Harga emas Antam naik Rp 4.000 per gram pada Sabtu (12/9/2026).

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Berdasarkan data situs Logam Mulia Antam, Sabtu (12/9/2026), satuan harga emas terkecil ukuran 0,5 gram dijual Rp 1.352.000. Adapun ukuran 10 gram dibanderol Rp 25.535.000, sementara emas 1.000 gram (1 kg) dipatok Rp 2.544.600.000.

Kenaikan hari ini terjadi setelah emas Antam terkoreksi pada Jumat. Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak dalam rentang Rp 2.600.000–2.670.000 per gram.

Rentang Harga Sepekan dan Sebulan Terakhir

Pergerakan harga emas Antam sebulan terakhir lebih lebar dibanding sepekan. Sepanjang periode itu, harga berada di rentang Rp 2.600.000–2.768.000 per gram.

Artinya, posisi hari ini berada di batas bawah rentang bulanan. Bagi investor yang masuk di puncak harga bulan lalu, posisi saat ini masih di bawah titik beli.

Rincian Harga Emas Antam per Ukuran

Antam menetapkan harga berbeda untuk tiap ukuran batang. Berikut rincian lengkapnya per Sabtu (12/9/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.352.000
  • 1 gram: Rp 2.604.000
  • 2 gram: Rp 5.148.000
  • 3 gram: Rp 7.697.000
  • 5 gram: Rp 12.795.000
  • 10 gram: Rp 25.535.000
  • 25 gram: Rp 63.712.000
  • 50 gram: Rp 127.345.000
  • 100 gram: Rp 254.612.000
  • 250 gram: Rp 636.265.000
  • 500 gram: Rp 1.272.320.000
  • 1.000 gram: Rp 2.544.600.000

Harga Buyback dan Potongan Pajak

Harga buyback emas Antam hari ini juga naik Rp 4.000 menjadi Rp 2.454.000 per gram. Buyback adalah harga yang dipakai Antam ketika pemilik emas ingin menjual kembali batangannya.

Selisih antara harga jual dan buyback mencapai Rp 150.000 per gram. Angka ini penting bagi investor yang berencana merealisasikan keuntungan dalam waktu dekat, karena spread tersebut langsung memotong margin.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Pemilik NPWP bisa mendapat tarif lebih rendah 0,45% dengan menyertakan dokumen tersebut saat transaksi.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Fajar
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top