Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung melantik tiga pejabat fungsional di Balai Pengayoman Pangkalpinang, Senin (14/9/2026). Pelantikan yang dipimpin Kepala Kanwil Kemenkum Babel Johan Manurung itu menempatkan Abdi sebagai Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, Fitriyah Kusuma Wardani sebagai Analis Hukum Ahli Muda, dan Margaret Sari S sebagai Penyuluh Hukum Ahli Muda.
PANGKALPINANG — Ketiga pejabat yang dilantik sebelumnya menduduki jabatan berbeda di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel. Abdi sebelumnya menjabat Penelaah Teknis Kebijakan, Fitriyah Kusuma Wardani sebelumnya Analis Hukum Ahli Pertama, dan Margaret Sari S sebelumnya Analis Anggaran Ahli Muda.
Rangkaian pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Hukum. Acara dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan, serta penyampaian kata pelantikan oleh Kepala Kantor Wilayah.
Pelantikan dihadiri Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Rahmat Feri Pontoh, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum N.A. Triandini Oscar, serta Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Adi Riyanto. Turut hadir jajaran pejabat manajerial dan nonmanajerial Kanwil Kemenkum Babel.
Johan Manurung menegaskan pelantikan jabatan fungsional bukan sekadar perubahan kedudukan dalam organisasi. Menurut dia, jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijawab dengan kinerja terbaik.
"Pelantikan ini merupakan amanah dan bentuk kepercayaan organisasi kepada saudara-saudara yang dilantik. Jabatan yang diberikan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesionalitas, integritas, dan komitmen dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi," ujar Johan.
Kakanwil menyoroti peran strategis pejabat fungsional dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Hukum. Setiap pejabat yang dilantik diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan organisasi.
"Saya berharap pejabat yang dilantik dapat menjaga kepercayaan yang telah diberikan, terus mengembangkan kompetensi, membangun budaya kerja yang positif, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan organisasi," tambahnya.
Johan mengingatkan jabatan yang diemban harus menjadi ruang pengabdian untuk memberikan manfaat lebih besar. Manfaat itu diarahkan pada peningkatan tata kelola pemerintahan maupun penguatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel.
Melalui pelantikan ini, Kanwil Kemenkum Babel menyatakan komitmen memperkuat kapasitas sumber daya manusia aparatur. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan organisasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.