PT Timah Salurkan Air Bersih ke SMKN 4 Pangkalpinang, 700 Warga Sekolah Terdampak Kemarau

Penulis: Yasir  •  Jumat, 18 September 2026 | 11:32:31 WIB

PANGKALPINANG — Musim kemarau yang melanda Kepulauan Bangka Belitung membuat pasokan air bersih di sejumlah fasilitas publik terganggu, termasuk lingkungan pendidikan. SMKN 4 Pangkalpinang menjadi salah satu sekolah yang merasakan dampaknya setelah aliran air dari PAM terhenti sekitar satu pekan.

PT Timah (Persero) Tbk merespons kondisi itu dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sekolah tersebut pada Kamis (17/9/2026). Bantuan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan harian warga sekolah sekaligus menjaga aktivitas belajar mengajar tetap berjalan normal.

Pasokan PAM Berhenti Sepekan, Operasional Sekolah Terganggu

Kepala SMKN 4 Pangkalpinang, Ahmad Firmansyah, menyebut ketersediaan air menjadi kebutuhan dasar bagi hampir 700 warga sekolah yang beraktivitas setiap hari. Menurut dia, terhentinya pasokan air cukup mengganggu rutinitas sekolah.

"Pasokan air PAM sudah berhenti sekitar satu minggu. Ini cukup mengganggu operasional sekolah. Padahal air menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas warga sekolah, mulai dari penggunaan toilet dan MCK hingga keperluan beribadah," kata Ahmad.

Sekolah Terpaksa Beli Air Sebelum Bantuan Datang

Sebelum mendapat bantuan, pihak sekolah mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan air. Ahmad menyebut sekolah harus membeli air selama pasokan terganggu.

"Kami sebelumnya harus membeli air sejak pasokan air terganggu," ujarnya.

Langkah PT Timah menyalurkan air bersih menyasar fasilitas publik yang paling terdampak kemarau. Sekolah menjadi prioritas karena aktivitas di dalamnya melibatkan ratusan orang setiap hari dan tidak bisa ditunda.

Kemarau Tekan Ketersediaan Air di Fasilitas Publik

Musim kemarau tahun ini membuat sejumlah fasilitas publik di Pangkalpinang menghadapi persoalan serupa. Ketersediaan air bersih menjadi titik rawan ketika sumber pasokan utama, seperti jaringan PAM, tidak lagi mengalir normal.

Bantuan air bersih dari PT Timah diharapkan menutup kebutuhan sekolah setidaknya sampai pasokan kembali pulih. Sekolah masih menunggu kepastian kapan aliran air dari PAM normal kembali.

Reporter: Yasir
Sumber: ayobangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top