Kemenag Pangkalpinang Bakal Terapkan Absensi Digital Karya Siswa MIS Tahfizh Khoiru Ummah di Seluruh Madrasah

Penulis: Yasir  •  Selasa, 22 September 2026 | 06:32:01 WIB
Kepala Kemenag Pangkalpinang Firmantasi mendengarkan pemaparan karya siswa MIS Tahfizh Khoiru Ummah.

PANGKALPINANG — Kepala Kemenag Pangkalpinang Firmantasi menilai absensi digital karya siswa madrasah itu kreatif, solutif, dan relevan dengan program digitalisasi madrasah yang sedang berjalan. Penilaian itu muncul setelah ia mendengarkan pemaparan Kepala MIS Tahfizh Khoiru Ummah, Rokayah, soal sejumlah karya siswa di bidang robotik.

Selain absensi digital, madrasah tersebut memamerkan karya robotik lain dalam audiensi yang didampingi Plt. Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Eyde Tusewijaya. Dari pemaparan itu, Kemenag Pangkalpinang memutuskan memberi ruang lebih besar bagi sistem absensi elektronik buatan siswa.

Karya Siswa MI Dipakai sebagai Contoh untuk Sekolah Lain

Firmantasi menyebut absensi digital itu akan dijadikan proyek percontohan pengembangan sistem kehadiran elektronik di lingkungan Kemenag Kota Pangkalpinang. Menurutnya, karya dari siswa tingkat Madrasah Ibtidaiyah ini menjadi lompatan besar karena dipakai sebagai contoh penerapan di sekolah lain.

"InsyaAllah, karya absensi digital buatan siswa MIS Tahfizh Khoiru Ummah ini akan dijadikan sebagai PILOT PROJECT untuk pengembangan sistem absensi elektronik di seluruh sekolah dan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kota Pangkalpinang," tegas Firmantasi.

Ia menambahkan bahwa inovasi tersebut membuktikan siswa madrasah mampu berinovasi dan berteknologi. "MasyaAllah Tabarakallah, ini adalah bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu berinovasi dan berteknologi," ujarnya.

Kasi Penmad Diminta Segera Mengkaji Penerapan Lebih Luas

Sebagai tindak lanjut, Firmantasi langsung memerintahkan Plt. Kasi Penmad Eyde Tusewijaya untuk mengkaji dan menindaklanjuti penerapan sistem absensi digital itu secara lebih luas. Perintah itu disampaikan dalam pertemuan yang sama di Kantor Kemenag Pangkalpinang.

Kajian tersebut menentukan sejauh mana sistem buatan siswa MIS Tahfizh Khoiru Ummah bisa direplikasi di sekolah dan madrasah lain. Belum ada keterangan soal jadwal pasti penerapan maupun jumlah madrasah yang akan memakai sistem itu lebih dulu.

Empat Siswa Berlaga di FAIRCOS 2026 Palembang

Audiensi itu juga membahas rencana keikutsertaan Tim Robotik MIS Tahfizh Khoiru Ummah di ajang FAIRCOS 2026 (Festival Automation Robotic Club Of Sriwijaya). Kompetisi tersebut akan berlangsung di Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang, pada 24 September 2026.

Empat siswa yang akan bertanding adalah Muhammad Umar Alfatih, Muhammad Ghazavat Sulaiman Al Qonuni, Muhammad Syahid Arkan A, dan Keven Hafizh. Firmantasi memberikan motivasi khusus kepada keempatnya sebelum keberangkatan ke Palembang.

Keikutsertaan di FAIRCOS 2026 menjadi ajang pembuktian berikutnya bagi karya robotik siswa madrasah itu. Sementara di Pangkalpinang, Kemenag Kota menunggu hasil kajian Penmad sebelum memutuskan langkah penerapan absensi digital di madrasah lain.

Reporter: Yasir
Sumber: ayobangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top