Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama DPRD Kepulauan Bangka Belitung dan kepolisian meninjau penyaluran biosolar di SPBU 24.331.131 Nibung, Kabupaten Bangka Tengah, menyusul laporan masyarakat soal antrean panjang. Penambahan alokasi biosolar dijadwalkan mulai besok, dengan pendropan langsung ke SPBU untuk mengurai antrean yang terjadi akibat keterbatasan ketersediaan solar. DPRD juga mengimbau pemegang Kartu Subsidi Tepat agar tidak meminjamkan kartunya kepada pihak lain karena berisiko diblokir.
BANGKA TENGAH — Kunjungan lapangan ke SPBU 24.331.131 Nibung dilakukan untuk memastikan stok dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar di wilayah tersebut. Antrean kendaraan yang terjadi beberapa waktu terakhir menjadi dasar peninjauan ini.
Ketua DPRD Kepulauan Babel, Didit Srigusjaya, mengatakan antrean muncul karena keterbatasan ketersediaan solar. Menurutnya, Pertamina sudah menyiapkan solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.
Didit menyebut Pertamina akan menambah dan mendrop langsung solar ke SPBU Nibung mulai besok. Pertamina juga telah menanyakan kepada pemilik SPBU soal hari-hari tertentu yang biasanya terjadi antrean.
"Insyaallah mulai besok Pertamina akan menambah dan mendrop langsung solar tersebut dan Pertamina juga sudah menanyakan kepada pemilik SPBU terkait hari-hari tertentu yang biasanya terjadi antrean," ujarnya.
Dari informasi itu, Pertamina akan menambah alokasi BBM pada hari-hari tertentu untuk mengurangi antrean. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait penyaluran biosolar di wilayah tersebut.
Didit mengimbau masyarakat yang telah memiliki Kartu Subsidi Tepat agar menggunakan kartu tersebut sesuai peruntukannya. Ia meminta kartu tidak dipinjamkan kepada pihak lain.
"Pesan saya kepada masyarakat yang mempunyai Kartu Subsidi Tepat, jangan dipinjamkan kepada orang lain karena dapat menyebabkan pemblokiran," katanya.
Menurutnya, kartu tersebut harus digunakan untuk kepentingan sendiri dan sesuai peruntukannya. Imbauan ini disampaikan di tengah upaya pemerintah daerah memastikan penyaluran biosolar tepat sasaran.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan Pertamina terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Tujuannya memastikan penyaluran biosolar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
"Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran Biosolar dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan," ujarnya.
Rusminto menambahkan, koordinasi dengan pihak terkait berjalan baik agar ketersediaan BBM dapat mendukung kebutuhan masyarakat sesuai peruntukannya. Penambahan alokasi pada hari-hari tertentu diharapkan mempercepat penguraian antrean di SPBU Nibung.