PANGKAL PINANG — Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Kepulauan Bangka Belitung (BPBPK Babel) mencatat total air bersih yang tersalurkan mencapai 127.250 liter per 24 September 2026. Bantuan menjangkau 3.956 kepala keluarga yang tersebar di 15 lokasi di Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka, dan Kota Pangkal Pinang.
Langkah tersebut merupakan respons terhadap dampak kekeringan yang dipicu fenomena El Nino di sejumlah wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan penanganan di lapangan harus menyesuaikan kebutuhan tiap wilayah.
"Kami tidak ingin masyarakat harus menunggu sampai kondisi semakin sulit untuk mendapatkan air. Penanganan di lapangan harus cepat, tepat sasaran, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah," kata Menteri Dody dalam rilis PU.
Pendistribusian air bersih menyentuh sejumlah desa dan kelurahan di tiga daerah. Di Kabupaten Bangka Tengah, bantuan disalurkan ke Desa Kace, Desa Namang, Desa Sungkap, Desa Padang Baru, Desa Kulur, dan Desa Air Mesu Timur.
Kota Pangkal Pinang mendapat jatah distribusi di Kelurahan Semabung Lama. Sementara di Kabupaten Bangka, bantuan menjangkau Desa Kebintik, Desa Cambai, Desa Cambai Selatan, Desa Kurau Barat, Desa Celuak, Desa Mangkol, Desa Payabenua, dan Desa Zed.
Desa Kurau di Kabupaten Bangka Tengah termasuk wilayah yang menerima bantuan air bersih secara rutin. Letak geografisnya di pesisir pantai membuat warga setempat sulit memperoleh sumber air bersih.
Pelaksanaan distribusi di lapangan melibatkan kolaborasi lintas instansi. BPBPK Babel menggandeng BWS Babel, Polda Kepulauan Bangka Belitung, BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemerintah kabupaten/kota, serta perangkat desa setempat.
Selain kebutuhan rumah tangga, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung menyalurkan bantuan air bagi lahan persawahan petani di Desa Kimak, Kabupaten Bangka, Rabu (23/9/2026). Air diambil dari Embung Desa Kimak dan diangkut memakai mobil tangki ke area persawahan warga.
BWS Bangka Belitung mengerahkan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter. Penyaluran dilakukan dua kali sehingga total volume air yang disalurkan mencapai 8.000 liter.
Bantuan tersebut melayani sekitar 2 hektare lahan persawahan dari total sekitar 30 hektare lahan yang belum panen. Panjang saluran tersier yang mendapat layanan air mencapai sekitar 500 meter.
Kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Bangka Belitung membuat kebutuhan air bersih dan air irigasi meningkat. Pendistribusian air bersih maupun air untuk persawahan akan terus dilakukan menyesuaikan kondisi wilayah terdampak.