Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan memastikan arus lalu lintas kapal di Pelabuhan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, tetap normal di tengah kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut. Kabut asap yang menutupi Pulau Belitung diketahui merupakan kiriman dari Kalimantan Tengah berdasarkan informasi BMKG. Jarak pandang di perairan Tanjungpandan masih dinyatakan dalam batas aman untuk olah gerak kapal.
TANJUNGPANDAN — Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Bambang Chandra, menyatakan pihaknya terus memantau kondisi perairan secara berkala untuk memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.
"Saat ini arus lalulintas kapal di wilayah perairan Tanjungpandan masih terpantau normal," kata Bambang di Tanjungpandan, Sabtu.
Laporan dari Kapten kapal cepat Express Bahari 1 F yang bersandar di Pelabuhan Tanjungpandan sekitar pukul 12.00 WIB turut mengonfirmasi bahwa jarak pandang di laut masih dalam batas aman bagi olah gerak kapal.
Bambang menegaskan jarak pandang di wilayah perairan Tanjungpandan belum menunjukkan penurunan yang membahayakan aktivitas pelayaran.
"Kalau untuk jarak pandang saat ini masih dalam keadaan normal," ujarnya.
Meski demikian, KSOP Kelas IV Tanjungpandan tidak menurunkan tingkat kewaspadaan. Koordinasi intensif dengan BMKG terus dilakukan guna memantau perkembangan terkini kondisi kabut asap di Belitung.
"Kami terus berkoordinasi dengan BMKG terkait perkembangan kondisi terkini kabut asap di Belitung. Keselamatan pelayaran adalah prioritas utama kami, dan pemantauan jarak pandang di perairan akan terus dilakukan secara berkala demi kelancaran serta keamanan aktivitas di pelabuhan," katanya.
KSOP mengimbau seluruh operator kapal, nakhoda, dan pengguna jasa angkutan laut agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang berpotensi berubah.
"Serta mengutamakan prosedur keselamatan selama berlayar di tengah kondisi cuaca saat ini," ujarnya.
Pemantauan informasi cuaca resmi secara berkala menjadi langkah yang ditekankan pihak KSOP bagi semua pihak yang beraktivitas di perairan Tanjungpandan selama kabut asap masih melanda wilayah Belitung.