Ketua DPRD Bangka Tengah Batianus Dorong Desa Devisa Tembus Pasar Global, Tekankan Kualitas dan Kelembagaan

Penulis: Ragil  •  Selasa, 29 September 2026 | 09:02:31 WIB
Ketua DPRD Bangka Tengah Batianus menghadiri penandatanganan SK Desa Devisa 2026 di Koba, Senin (28/9/2026).

BANGKA TENGAH — Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah Batianus menilai status Desa Devisa harus diterjemahkan menjadi program yang memberi dampak nyata bagi peningkatan ekonomi warga. Predikat itu, katanya, tidak cukup dipandang sebagai label semata.

Pernyataan tersebut disampaikan Batianus di Koba, Senin (28/9/2026), usai penandatanganan SK Desa Devisa 2026. Menurutnya, peluang masuk ke pasar internasional tidak hanya ditentukan kemampuan produksi.

“Status Desa Devisa adalah peluang emas sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga,” ucapnya.

Kualitas dan Konsistensi Produk Jadi Kunci

Batianus menyebut sejumlah aspek yang perlu dipersiapkan agar produk desa bisa menembus pasar global. Kualitas, konsistensi produk, inovasi, kelembagaan, dan akses pemasaran menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Ia menilai UMKM, kelompok tani, dan pengrajin merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi desa. Ketiganya perlu mendapat perhatian melalui pendampingan dan penguatan kapasitas.

“Penandatanganan SK Desa Devisa ini bukan sekadar prosesi administrasi, melainkan wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk mendorong kemandirian ekonomi desa berbasis komoditas lokal agar mampu menembus pasar global,” ujar Batianus.

Kolaborasi dengan LPEI dan Akses Pengetahuan

Politikus senior Partai Golkar itu mengapresiasi dukungan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bersama pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengembangan Desa Devisa di Bangka Tengah.

Menurut Batianus, kolaborasi tersebut penting agar masyarakat desa tidak hanya didorong meningkatkan produksi. Warga juga perlu memperoleh pengetahuan dan akses yang dibutuhkan untuk menghadapi pasar yang lebih luas.

Ia berharap Desa Devisa dapat menjadi ruang bagi masyarakat mengembangkan produk lokal secara lebih terarah. Potensi lokal yang selama ini menjadi sumber penghidupan dinilai bisa dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Harapan agar Manfaat Merata ke Seluruh Warga

Batianus mendorong pengembangan Desa Devisa menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis desa di Bangka Tengah. Ia menyebut program ini sebagai momentum untuk terus berinovasi dan memperkuat kelembagaan desa.

“Bagi seluruh masyarakat dan pelaku usaha di desa, mari kita jadikan momentum ini sebagai pemacu semangat untuk terus berinovasi, menjaga kualitas produk, dan memperkuat kelembagaan desa,” katanya.

Ia menutup dengan harapan agar desa yang telah ditetapkan dapat memanfaatkan peluang tersebut. “Semoga desa yang telah ditetapkan dapat memanfaatkan momentum dan peluang emas ini menuju Go global melalui Desa Devisa,” pungkas Batianus.

Reporter: Ragil
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top