KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyegel medali emas bulutangkis ganda putra Asian Games 2026 setelah menaklukkan Liang Weng Keng/Wang Chang dalam laga tiga gim 18-21, 21-13, 21-18. Gelar ini menjadi pembuktian pasangan Indonesia itu di tengah sorotan atas penurunan prestasi bulutangkis nasional.
Partai final berlangsung ketat sejak gim pertama. Leo/Daniel sempat tertinggal 18-21, sebelum bangkit dan mendominasi gim kedua dengan 21-13. Gim penentuan berjalan alot, namun pasangan Indonesia menutup laga dengan 21-18.
Leo menyebut komunikasi menjadi fondasi permainan mereka sepanjang laga. Ia juga mengapresiasi dukungan tim pendukung dan suporter yang membuat semuanya berjalan lancar.
"Kami menjaga pola permainan dan kami menjaga komunikasi. Kami juga terima kasih sudah dibantu dengan tim pendukung, suporter dan semuanya alhamdulillah berjalan lancar," kata Leo.
Ia menambahkan pertemuan terakhir melawan pasangan China itu berakhir kemenangan di Singapore Open. Modal tersebut menjadi motivasi tambahan bagi keduanya.
Bagi Leo, medali emas ini punya makna mendalam. Prestasi bulutangkis Indonesia sempat menurun, dan sorotan publik membuat kemenangan terasa lebih berarti.
"Ya pastinya inget sama orang tua saya. Dan saya juga terima kasih sekarang untuk punya istri (Indah Cahya Sari Jamil)," ungkap Leo.
Ia menyebut doa keluarga, termasuk orang tua, istri, dan kakak, menjadi penguat selama proses menuju final. Hal itu pula yang membuatnya emosional saat memastikan gelar juara.
"Ini medali yang sangat penting ya buat kita berdua buat keluarga buat seluruh Indonesia. Kita tahu kita disorot karena prestasinya turun," tambahnya.
Daniel mengucap syukur atas hasil yang diraih. Ia menekankan pentingnya saling mengingatkan di tengah tekanan pertandingan.
"Terima kasih kepada Tuhan. Bersyukur kami berdua tadi saling mengingatkan di permainan tadi, terus juga kami bilang ke satu sama lain, kalau enggak sekarang kapan lagi (juara), jadi kami mau memaksimalkan kesempatan yang sudah diberikan," kata Daniel.
Medali emas ini menjadi jawaban atas kerja keras yang selama ini dijalankan. Leo menyebut seluruh atlet dan pengurus terus berusaha memperbaiki performa, termasuk melalui latihan lebih keras di Cipayung.
"Jadi ini buat yang teman-teman yang lain, kita semua juga berusaha keras kok atlet dengan dukung pengurus semuanya. Di Cipayung juga kita berlatih lebih keras dan pastinya banyak arahan yang untuk lebih semangat, harus berusaha lebih keras lagi saja sih," kata Leo.
Gelar di Asian Games 2026 menambah koleksi prestasi Leo/Daniel sekaligus memperkuat posisi bulutangkis Indonesia di panggung Asia.