Bupati Bangka Barat Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Lewat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Penulis: Yasir  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:07:02 WIB
Bupati Bangka Barat Markus menyampaikan ajakan memperkuat gotong royong pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Mentok.

Bupati Bangka Barat Markus mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dan menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ajakan itu disampaikan di Mentok dengan menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai landasan menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Peringatan tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

MENTOK — Bupati Bangka Barat Markus menilai peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak cukup berhenti pada kegiatan formal tahunan. Menurutnya, momen yang diperingati setiap 1 Oktober itu perlu menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengamalkan nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 tidak berhenti pada kegiatan formal, tetapi lebih pada pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari," kata Markus di Mentok, Kamis.

Nilai Pancasila Dinilai Tetap Relevan Hadapi Tantangan Zaman

Markus menegaskan nilai-nilai Pancasila tetap relevan menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya hanya menjadi agenda tahunan.

Menurut dia, momen tersebut perlu menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah berbagai perbedaan yang ada di masyarakat. "Nilai-nilai Pancasila tetap relevan menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa," katanya.

Wujud Nyata bagi Warga Bangka Barat: Kerukunan dan Kepentingan Bersama

Bagi masyarakat Bangka Barat, semangat tersebut dapat diwujudkan dengan saling menghargai dan menjaga kerukunan antarwarga. Markus menyebut pembangunan daerah juga perlu mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok.

Ia menyoroti Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang memuat tekad mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam membangun kebersamaan. "Kita harus membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI," ujarnya.

Pemkab Dorong Penerapan Pancasila di Kehidupan Sehari-hari

Pemkab Bangka Barat berupaya mendorong agar nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Langkah itu agar peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan mengenang perjalanan sejarah bangsa.

Kabupaten Bangka Barat merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berada di bagian barat Pulau Bangka. Daerah ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 dengan ibu kota di Mentok.

Secara administratif, Bangka Barat terdiri atas enam kecamatan, yakni Mentok, Simpang Teritip, Jebus, Kelapa, Parittiga, dan Tempilang. Berdasarkan data BPS Kabupaten Bangka Barat, jumlah penduduk daerah itu pada 2025 tercatat sebanyak 220.242 jiwa.

Reporter: Yasir
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top