PANGKALPINANG — Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam komunitas Honda Babel mengikuti Safety Riding Education di Pangkalpinang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan berkendara aman sejak sebelum motor melaju.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi berlangsung. Mereka tidak hanya mendapatkan materi mengenai teknik berkendara yang aman, tetapi juga diajak memahami berbagai potensi risiko yang dapat ditemui saat berkendara di jalan raya.
Pengemudi ojek online menghabiskan sebagian besar waktu di jalan, sehingga paparan terhadap risiko kecelakaan jauh lebih tinggi dibanding pengendara biasa. Kondisi ini menjadikan mereka kelompok yang paling membutuhkan pembekuan keselamatan berkendara.
Melalui edukasi ini, Honda Babel terus memperkuat kampanye #Cari_Aman. Pesan utamanya: keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali berkendara.
"Safety riding bukan hanya tentang bagaimana kita mengendarai sepeda motor, tetapi bagaimana kita mampu menjaga diri sendiri," demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Keselamatan berkendara bukan sekadar teori, tetapi menjadi kebiasaan yang harus dibangun sejak sebelum motor melaju. Semangat inilah yang kembali digaungkan Honda Babel melalui kegiatan Safety Riding Education.
Peserta diajak untuk semakin memahami pentingnya berkendara dengan aman, nyaman, dan bertanggung jawab. Materi disampaikan dengan pendekatan praktis agar mudah diterapkan di jalan raya.
Bagi para pengemudi ojek online, keselamatan berkendara bukan hanya soal diri sendiri. Setiap perjalanan yang aman berarti kesempatan pulang bertemu keluarga.
Kampanye #Cari_Aman yang digaungkan Honda Babel menjadi pengingat bahwa menjaga diri sendiri adalah bagian dari tanggung jawab kepada orang-orang di rumah.
Kegiatan Safety Riding Education ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di jalan raya, khususnya di kalangan pengemudi ojek online yang aktif setiap hari di Pangkalpinang.