Dekranasda Babel Libatkan Generasi Muda Kembangkan Batik Khas Bangka Belitung

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:38:01 WIB
Ketua Dekranasda Kepulauan Babel, Noni Hidayat Arsani, menilai pelibatan generasi muda menjadi kunci pelestarian batik khas daerah.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melibatkan generasi muda untuk mengembangkan batik daerah agar budaya membatik tetap lestari. Ketua Dekranasda Kepulauan Babel, Noni Hidayat Arsani, menyebut keterlibatan anak muda menjadi unsur penting menjaga keberlanjutan batik di Pangkalpinang. Pelestarian itu tidak cukup dengan menjaga warisan budaya, tetapi juga diwujudkan lewat penggunaan batik dalam kehidupan sehari-hari.

PANGKALPINANG — Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Babel, Noni Hidayat Arsani, menilai pelibatan generasi muda jadi kunci agar batik khas daerah terus hidup. Anak muda yang punya jiwa seni, kreativitas, dan inovasi dikolaborasikan dengan para perajin batik. Tujuannya, pengembangan batik daerah mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas.

Hari Batik Nasional Jadi Momentum Perkenalkan Batik Babel

Menurut Noni, peringatan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober menjadi momentum bagi Provinsi Kepulauan Babel memperkenalkan batik khas daerah. Momentum itu sekaligus dipakai memperluas jejaring dengan pelaku dan penggerak batik dari berbagai daerah.

"Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober ini menjadi momentum Provinsi Kepulauan Babel memperkenalkan batik khas Bangka Belitung, sekaligus memperluas jejaring dengan pelaku dan penggerak batik dari berbagai daerah," kata Noni di Pangkalpinang, Sabtu.

Gagasan Anak Muda Dinilai Perluas Desain dan Pemanfaatan Batik

Noni menyebut gagasan dan ide baru dari generasi muda bisa memperluas pengembangan batik, baik dari sisi desain maupun pemanfaatannya. Karena itu, kolaborasi antara anak muda dan perajin dinilai penting untuk mendorong batik daerah semakin berkembang.

"Gagasan dan ide baru dari generasi muda ini dapat memperluas pengembangan batik, baik dari sisi desain maupun pemanfaatannya," ujarnya.

Ajakan Bergabung dengan Dekranasda Babel

Dekranasda Kepulauan Babel mengajak generasi muda yang memiliki jiwa seni, ide, inovasi, atau ketertarikan untuk bergabung. Pelibatan itu diarahkan pada upaya melestarikan, mengembangkan, dan memasarkan produk batik daerah.

"Mari kita kembangkan batik ini bersama-sama, agar batik ini selalu lestari mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas budaya daerah ini," katanya.

Noni menegaskan pelestarian batik di kalangan generasi muda tidak cukup dilakukan dengan menjaga warisan budaya. Batik juga harus diwujudkan melalui penggunaan dalam kehidupan sehari-hari karena merupakan budaya bangsa yang harus dilestarikan.

Reporter: Sutomo
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top