KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kabupaten Brebes membawa Sendratasik Legenda Nyi Rantansari ke Gelar Seni Budaya Jawa Tengah 2026 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Pertunjukan ini menjadi pintu masuk promosi wisata budaya, produk UMKM, hingga peluang investasi daerah. Kontingen Brebes tampil bersama Tari Ronggeng dari Sanggar Naudi Budaya Paguyangan.
Kepala Dinbudpar Brebes, Fajar Adi Widiarso, menyebut keikutsertaan Brebes sebagai momentum strategis. Menurutnya, promosi lewat panggung seni membuka jalan bagi wisatawan hingga calon investor untuk melirik Brebes.
"Bukan sekedar penampilan seni pertunjukan. Kami ingin mengenalkan lebih luas potensi Brebes, mulai dari budaya, pariwisata, produk UMKM sampai peluang investasi," jelas Fajar saat dikonfirmasi, Minggu (4/10) sore.
Pertunjukan utama kontingen Brebes adalah Sendratasik Legenda Nyi Rantansari, cerita rakyat dari wilayah selatan Brebes. Kisah ini dibawakan secara kolaboratif oleh sejumlah sanggar seni dengan misi mendongkrak potensi pariwisata berbasis kearifan lokal.
Selain itu, Tari Ronggeng dari Sanggar Naudi Budaya Paguyangan turut ditampilkan. Kesenian ini merepresentasikan kekayaan budaya lokal Brebes yang terus didorong agar tetap hidup, khususnya di kalangan generasi muda.
Promosi tidak berhenti di panggung pertunjukan. Dinbudpar Brebes menghadirkan tourism expo untuk mengenalkan sejumlah potensi destinasi wisata kepada pengunjung.
"Dinbudpar Brebes, juga menghadirkan tourism expo untuk mengenalkan sejumlah potensi destinasi wisata kepada pengunjung. Sehingga, semua masyarakat Jakarta dan daerah lain dapat memperoleh informasi langsung tentang tujuan wisata yang bisa dikunjungi di Kabupaten Brebes," terang Fajar.
Melalui expo ini, pengunjung bisa mendapat informasi langsung soal destinasi yang bisa dikunjungi di Brebes, tanpa harus mencari sendiri lewat kanal terpisah.
Sejumlah produk unggulan sektor UMKM Brebes turut dipamerkan dalam Gelar Seni Budaya Jateng 2026. Berikut di antaranya:
Produk-produk ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin membawa pulang oleh-oleh sekaligus mengenal identitas kuliner dan kerajinan daerah.
Fajar menuturkan, besarnya potensi wisata Brebes yang beragam akan terus dikembangkan kepada masyarakat luas. Gelar Seni Budaya Jateng 2026 menjadi salah satu kanal untuk memperkenalkan potensi tersebut ke audiens yang lebih besar.
Bagi traveler yang tertarik mengeksplorasi Brebes, informasi terkini soal destinasi, jadwal acara budaya, dan produk UMKM dapat dikonfirmasi langsung via Dinbudpar Kabupaten Brebes atau kanal resmi pemerintah daerah setempat.
Kunjungan ke Brebes bisa dikombinasikan dengan menikmati pertunjukan seni budaya dan berburu oleh-oleh khas. Durasi ideal untuk menjelajah destinasi utama dan sentra kuliner setempat sekitar satu hingga dua hari.