PANGKALPINANG — Komandan Korem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Nur Wahyudi menegaskan komitmen jajarannya mengawal instruksi Presiden Republik Indonesia terkait perlindungan kekayaan alam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penegasan itu disampaikan pada momentum Peringatan HUT ke-81 TNI di Pangkalpinang, Senin (5/10/2026).
Menurut Nur Wahyudi, pengamanan sumber daya alam dari praktik ilegal dan penyelundupan timah menjadi perhatian serius di wilayah tersebut. Ia meminta seluruh prajurit TNI di Babel menjalankan perintah Presiden untuk menjaga SDA, khususnya dari aktivitas penyelundupan.
Danrem 045/Garuda Jaya menyatakan tidak akan mentoleransi oknum prajurit yang mencoba bermain atau terlibat dalam lingkaran aktivitas ilegal tersebut. Ia menegaskan potensi SDA di Bangka Belitung kini menjadi atensi khusus pimpinan negara.
"Ini menjadi atensi khusus dari Presiden. Seluruh prajurit TNI harus benar-benar mendukung keinginan Presiden dan jangan ada prajurit yang terlibat, terutama dalam kegiatan penyelundupan. Jika ada yang terbukti terlibat, akan kita tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pengamanan perintah Presiden sebagai bagian dari tugas pokok TNI di daerah. Menurutnya, menjaga SDA Indonesia, khususnya di Bangka Belitung, merupakan tanggung jawab seluruh prajurit.
Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menyatakan dukungan penuh terhadap peran aktif TNI dalam mengawal berbagai sektor pembangunan daerah, termasuk penataan dan perlindungan sumber daya alam. Menurutnya, TNI hadir di tengah rakyat untuk semua aspek kehidupan.
"TNI hadir di tengah-tengah rakyat untuk semua aspek—mulai dari ekonomi, politik, sosial, budaya, keagamaan, hingga pengawasan kekayaan alam," ucap Hidayat.
Hidayat juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan integritas seluruh prajurit TNI yang bertugas di bumi Serumpun Sebalai. Ia menyoroti semangat pengabdian yang tumbuh dari rakyat.
"Prajurit TNI tumbuh dari rakyat. Walaupun kehidupannya sederhana, semangat reformasi, semangat kemerdekaan, dan komitmen mereka untuk membantu rakyat tidak akan pernah berhenti selama darah masih mengalir. Selamat HUT ke-81 TNI, semoga semakin jaya dan PRIMA," katanya.
Isu penyelundupan timah menjadi salah satu perhatian utama dalam peringatan HUT ke-81 TNI di Bangka Belitung. Provinsi ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil timah terbesar di Indonesia, dengan aktivitas penambangan yang tersebar di sejumlah kabupaten.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Pangkalpinang menjadi ajang penegasan komitmen pengamanan SDA dari praktik ilegal. Danrem 045/Garuda Jaya memastikan jajarannya akan menindak tegas setiap prajurit yang terbukti terlibat penyelundupan sesuai hukum yang berlaku.