KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Luodong Night Market di kawasan Luodong, Yilan, Taiwan, jadi pusat aktivitas ekonomi dan wisata kuliner yang ramai dikunjungi wisatawan. Deretan kios menawarkan makanan tradisional, jajanan jalanan, minuman, hingga produk fashion dengan suasana khas pasar malam Taiwan. Bagi wisatawan yang tengah mengikuti Asia-Pacific Traditional Arts Festival 2026, kawasan ini jadi ruang mengenal sisi lain kebudayaan Taiwan di luar panggung pertunjukan seni.
Gemerlap lampu kios, aroma kuliner khas, dan ramainya aktivitas masyarakat menyambut siapa pun yang masuk ke Luodong Night Market. Pasar malam ini bukan sekadar tempat makan, melainkan cermin kehidupan sehari-hari warga Yilan yang mempertemukan tradisi lokal dengan dinamika pariwisata modern.
Salah satu magnet Luodong Night Market adalah keberagaman kulinernya. Pengunjung bisa menjumpai berbagai makanan khas, mulai dari olahan daun bawang Sanxing yang menjadi produk pertanian unggulan Yilan, aneka gorengan, hidangan laut, hingga kudapan manis.
Kuliner di sini tidak hanya menawarkan cita rasa. Bahan pangan lokal dan kebiasaan makan masyarakat memperlihatkan bagaimana identitas suatu daerah terbentuk dari apa yang mereka santap setiap hari.
Deretan kios yang berdekatan, aktivitas pedagang menyiapkan pesanan, dan pengunjung yang berburu makanan menciptakan pengalaman wisata yang berbeda dari pusat perbelanjaan modern. Suasana semarak ini jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan atmosfer asli kota Yilan.
Salah satu pengunjung asal Indonesia yang mengikuti Asia-Pacific Traditional Arts Festival 2026, Dewi Galuh Sintosari, mengatakan kunjungan ke pasar lokal jadi pengalaman yang dinantikan ketika berkunjung ke negara lain. Menurutnya, suasana pasar memberi gambaran lebih dekat mengenai kehidupan masyarakat setempat.
"Salah satu hal yang tentu dinantikan bisa ke pasar lokal dari negara yang dikunjungi karena bisa merasakan suasana asli dari warga lokal dan makanan-makanan khas di Yilan, Taiwan. Bisa mengerti apa yang sangat berbeda dari Indonesia. Jadi bisa lebih menghormati kultur masing-masing negara," ujar Dewi.
Datanglah saat malam tiba ketika seluruh kios mulai beroperasi dan suasana pasar mencapai puncaknya. Bawa uang tunai secukupnya untuk berjual beli di kios, dan siapkan ruang di perut karena godaan kuliner datang dari segala arah.
Bagi delegasi Indonesia yang hadir dalam festival, pengalaman mengunjungi Luodong Night Market memperluas pemahaman tentang budaya Taiwan di luar ruang pertunjukan. Perjumpaan melalui kuliner dan kehidupan sehari-hari menjadi bagian dari pertukaran budaya yang melengkapi kehadiran seni tradisional Indonesia di Yilan.
Luangkan waktu setidaknya satu hingga dua jam untuk menyusuri seluruh kawasan pasar, mencicipi beberapa hidangan, dan menyerap suasana kehidupan malam warga Yilan. Informasi terkini soal jam operasional dan tenant dapat dikonfirmasi via kanal resmi pariwisata Yilan setempat.