Kemendikdasmen Revitalisasi 24 Gedung SD di Kabupaten Bangka, Sanitasi hingga Toilet Ikut Diperbaiki

Penulis: Saiful  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:32:12 WIB
Revitalisasi 24 gedung SD di Kabupaten Bangka mencakup perbaikan ruang kelas, sanitasi, dan toilet sekolah.

SUNGAILIAT — Revitalisasi menyasar gedung SD yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan dan desa di Kabupaten Bangka. Bangunan-bangunan itu dinilai sudah rusak secara fisik, sehingga perlu dibenahi agar tidak ada lagi sekolah dalam kondisi tidak layak.

Bupati Bangka Fery Insani mengatakan perbaikan tidak berhenti pada ruang kelas. Sanitasi dan toilet sekolah juga menjadi bagian dari pekerjaan revitalisasi.

"Kerusakan tidak hanya gedung atau ruang belajar siswa, namun diperlukan perbaikan sanitasi, toilet sekolah untuk menciptakan kesehatan siswa di sekolah," kata Fery di Sungailiat, Rabu.

Renovasi SMP Juga Berjalan Tahun Ini

Selain 24 gedung SD, Pemerintah Kabupaten Bangka menjalankan kegiatan serupa untuk sejumlah gedung sekolah menengah pertama (SMP) pada tahun ini. Fery menyebut renovasi gedung SD dan SMP di tingkat kabupaten merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

"Renovasi gedung sekolah dasar dan SMP di tingkat kabupaten sesuai kewenangan pemerintah kabupaten," ujarnya.

Kegiatan revitalisasi gedung sekolah oleh Kemendikdasmen menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Penentuan sekolah yang direnovasi mengacu pada data pokok pendidikan (Dapokdik) dari daerah.

Jumlah Sekolah yang Direnovasi Bisa Berubah

Fery menjelaskan, kegiatan revitalisasi gedung sekolah ditentukan oleh pemerintah pusat. Karena itu, jumlah sekolah yang akan direnovasi dapat berubah-ubah.

"Kegiatan revitalisasi gedung sekolah ditentukan oleh pemerintah pusat, sehingga jumlah sekolah yang akan direnovasi dapat berubah-ubah," kata dia.

Program revitalisasi diarahkan untuk mewujudkan standarisasi sarana dan prasarana sekolah yang memadai. Dengan begitu, tidak ada lagi sekolah dalam kondisi tidak layak.

Harapan untuk Guru dan Ekosistem Belajar

Fery berharap fasilitas sekolah yang memadai memberi ruang bagi guru untuk mengajar lebih efektif. Metode interaktif dan ekosistem belajar yang adaptif serta inklusif ikut menjadi sasaran dari perbaikan sarana tersebut.

Revitalisasi 24 gedung SD di Kabupaten Bangka menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah menyiapkan ruang belajar yang layak. Perbaikan sanitasi dan toilet sekolah disebut sebagai bagian penting untuk menjaga kesehatan siswa selama menempuh pendidikan.

Reporter: Saiful
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top