KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Ketertarikan pada tema budaya Minang membuat Dimas tidak berpikir lama saat menerima tawaran bermain di film ini. Faktor pertemanan dengan tim produksi dan garis keturunan keluarga menjadi alasan utamanya mengiyakan proyek tersebut.
Alasan Dimas Aditya Menerima Peran di Urang Bunian
Awalnya, Dimas dihubungi oleh Rendy yang sudah lama dikenalnya. Tawaran itu datang ketika ia merasa cerita Minang punya kekayaan budaya yang luar biasa.
"Awal menerima cerita ini juga karena, pertama, Rendy yang kontak. Kita sama-sama teman, udah lama kenal. Terus yang kedua, enggak jauh dari Minang. Karena saya merasa Minang itu punya budaya yang luar biasa, punya roots yang sangat luar biasa di berbagai bidang," tutur Dimas saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Ia juga menyebut banyak sastrawan dan politisi besar berasal dari Minang. Menurutnya, cerita rakyat Minang masih jarang diangkat ke layar lebar.
Apresiasi untuk Sutradara Johansyah
Dimas memberikan apresiasi kepada Johansyah yang berani mengangkat tema Minang dalam film horor. Ia menilai urban legend atau folklore Minang jarang sekali diangkat ke layar lebar.
"Apresiasi sebesar-besarnya kepada Pak Johansyah karena berani untuk mengangkat tema Minang ya, yang jarang sekali urban legend atau folklornya diangkat ke layar lebar. Makasih, Pak," ujar Dimas.
Keterlibatan Dimas dalam Urang Bunian menambah daftar film horor Indonesia yang mengangkat cerita rakyat daerah. Film ini diharapkan bisa memperkenalkan budaya Minang ke audiens yang lebih luas.