Pencarian

Dimas Aditya Syok Dapat Peran di Film Horor Urang Bunian

Sabtu, 12 September 2026 • 21:38:01 WIB
Dimas Aditya Syok Dapat Peran di Film Horor Urang Bunian
Dimas Aditya menerima tawaran peran di film horor Urang Bunian karena ketertarikan pada budaya Minang.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Ketertarikan pada tema budaya Minang membuat Dimas tidak berpikir lama saat menerima tawaran bermain di film ini. Faktor pertemanan dengan tim produksi dan garis keturunan keluarga menjadi alasan utamanya mengiyakan proyek tersebut.

Alasan Dimas Aditya Menerima Peran di Urang Bunian

Awalnya, Dimas dihubungi oleh Rendy yang sudah lama dikenalnya. Tawaran itu datang ketika ia merasa cerita Minang punya kekayaan budaya yang luar biasa.

"Awal menerima cerita ini juga karena, pertama, Rendy yang kontak. Kita sama-sama teman, udah lama kenal. Terus yang kedua, enggak jauh dari Minang. Karena saya merasa Minang itu punya budaya yang luar biasa, punya roots yang sangat luar biasa di berbagai bidang," tutur Dimas saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Ia juga menyebut banyak sastrawan dan politisi besar berasal dari Minang. Menurutnya, cerita rakyat Minang masih jarang diangkat ke layar lebar.

Apresiasi untuk Sutradara Johansyah

Dimas memberikan apresiasi kepada Johansyah yang berani mengangkat tema Minang dalam film horor. Ia menilai urban legend atau folklore Minang jarang sekali diangkat ke layar lebar.

"Apresiasi sebesar-besarnya kepada Pak Johansyah karena berani untuk mengangkat tema Minang ya, yang jarang sekali urban legend atau folklornya diangkat ke layar lebar. Makasih, Pak," ujar Dimas.

Keterlibatan Dimas dalam Urang Bunian menambah daftar film horor Indonesia yang mengangkat cerita rakyat daerah. Film ini diharapkan bisa memperkenalkan budaya Minang ke audiens yang lebih luas.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: celebrity.okezone.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks