Pencarian

BPBD Belitung Distribusikan 1.014.900 Liter Air Bersih ke 309 Titik Selama Kemarau Juli-September 2026

Rabu, 16 September 2026 • 23:01:01 WIB
BPBD Belitung Distribusikan 1.014.900 Liter Air Bersih ke 309 Titik Selama Kemarau Juli-September 2026
Mobil tangki BPBD Kabupaten Belitung menyalurkan air bersih ke titik kekeringan di Tanjungpandan.

BPBD Kabupaten Belitung menyalurkan 1.014.900 liter air bersih ke 309 titik kekeringan sepanjang Juli-September 2026, melayani 3.728 kepala keluarga atau 12.408 jiwa di Tanjungpandan dan sekitarnya. Distribusi menyasar rumah warga hingga fasilitas umum seperti sembilan perkantoran, tujuh sekolah, dan sembilan masjid yang sumurnya mengering. BPBD menyatakan permintaan air bersih melonjak signifikan seiring kemarau panjang yang diprakirakan BMKG berlangsung hingga awal 2027.

TANJUNGPANDAN — Kepala Pelaksana BPBD Belitung Zainal Harison menyebut lonjakan permintaan air bersih dari warga terdampak kekeringan terjadi sejak awal musim kemarau. Pihaknya mencatat total 309 titik telah menerima pasokan air bersih sepanjang periode Juli hingga September 2026.

Distribusi tersebut menjangkau 3.728 kepala keluarga atau setara 12.408 jiwa. Selain rumah warga, sebagian pasokan diarahkan ke fasilitas umum dan sosial yang mengalami kekeringan sumber air.

Fasilitas Umum yang Menerima Pasokan Air Bersih

Zainal merinci fasilitas yang telah menerima pasokan air bersih meliputi sembilan perkantoran, tujuh sekolah, sembilan masjid, dan satu fasilitas umum. Sekolah menjadi perhatian khusus karena banyak sumur di lingkungan sekolah mengalami kekeringan.

"Kami juga mendistribusikan air bersih ke sekolah karena banyak sumur di sekolah mengalami kekeringan," kata Zainal di Tanjungpandan, Rabu.

Total air bersih yang disalurkan ke seluruh titik tersebut mencapai 1.014.900 liter. Angka itu dihimpun dari pencatatan periode Juli hingga September 2026.

Permintaan Warga Meningkat Signifikan

Zainal menyatakan permintaan air bersih dari masyarakat mengalami peningkatan signifikan akibat dampak kemarau panjang yang melanda wilayah Belitung. Kondisi itu membuat armada mobil tangki BPBD bekerja lebih intensif dibanding periode normal.

"Memang permintaan air bersih dari masyarakat mengalami peningkatan signifikan akibat dampak kemarau panjang," ujarnya.

BMKG memprakirakan musim kemarau di wilayah tersebut masih akan berlangsung panjang hingga awal tahun 2027. Prakiraan itu menjadi dasar BPBD memperkuat layanan distribusi air bersih ke titik-titik yang belum terlayani.

Imbauan Hemat Air hingga Koordinasi Lintas Instansi

Zainal mengimbau warga menghemat dan menggunakan air bersih secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. Warga juga diminta menampung cadangan air bersih sebagai langkah antisipasi saat pasokan berkurang.

"Kemudian melindungi sumber-sumber air bersih yang ada dari pencemaran sampah maupun kerusakan lingkungan," katanya.

BPBD Belitung terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait agar layanan distribusi air bersih dapat menjangkau titik-titik lain yang selama ini belum terlayani mobil tangki. Zainal menyebut koordinasi tersebut sebagai upaya memperluas jangkauan layanan selama kemarau berlanjut.

"Kami terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait agar layanan air bersih ini bisa menjangkau titik-titik lain yang selama ini belum terlayani oleh mobil tangki kami," ujarnya.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks