KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — bank bjb menempati peringkat ke-62 dalam Fortune Indonesia 100 2026, naik lima posisi dari peringkat ke-67 pada daftar sebelumnya. Kenaikan itu ditopang pendapatan Rp 20,05 triliun sepanjang 2025 atau tumbuh 10,8 persen secara tahunan, dengan total aset menembus Rp 221,35 triliun.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Irwan Riswandi menerima penghargaan tersebut dalam acara Indonesia 100 Gala 2026 di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Selain peringkat keseluruhan, bank bjb menempati posisi ke-12 dari 20 perusahaan teratas pada kategori Rank by Industry Sektor Finansial.
Pendapatan Tumbuh 10,8 Persen, Ekuitas Capai Rp 17,03 Triliun
Peningkatan peringkat bank bjb sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang tercatat Rp 20,05 triliun pada 2025. Angka itu naik 10,8 persen dibanding periode sebelumnya.
Total aset bank bjb pada periode yang sama mencapai sekitar Rp 221,35 triliun. Ekuitas perseroan tercatat Rp 17,03 triliun.
Kinerja tersebut menempatkan bank bjb di tengah persaingan industri perbankan nasional yang semakin ketat. Peringkat Fortune Indonesia 100 disusun berdasarkan pendapatan perusahaan, sehingga posisi ke-62 mencerminkan skala bisnis bank bjb di antara korporasi terbesar Tanah Air.
Transformasi Digital Jadi Motor Pertumbuhan
Irwan menjelaskan transformasi digital menjadi salah satu bagian penting dari pengembangan bisnis bank bjb. Perseroan memperkuat DIGI bank bjb beserta ekosistem transaksi digital yang menyertainya.
Pengembangan itu mencakup pemanfaatan DigiCash dan QRIS bank bjb. Pembiayaan digital juga disalurkan melalui produk kredit yang dapat diakses lewat aplikasi DIGI bank bjb.
Arah pengembangan layanan digital bank bjb menyasar kebutuhan pemerintah daerah. Perseroan mendorong elektronifikasi, inklusi dan literasi keuangan, serta sistem pembayaran yang terintegrasi.
Di sisi lain, bank bjb mengembangkan pembiayaan produktif melalui berbagai kolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
Apa Artinya bagi Pemegang Saham dan Nasabah
Masuknya bank bjb dalam Fortune Indonesia 100 2026 dipandang perseroan sebagai apresiasi sekaligus tanggung jawab. Kepercayaan yang diberikan akan menjadi landasan untuk melanjutkan inovasi dan memperkuat daya saing.
"Masuknya bank bjb dalam Fortune Indonesia 100 2026 merupakan sebuah apresiasi yang sangat berarti bagi kami. Pencapaian ini menjadi refleksi atas kerja keras seluruh insan bank bjb dalam menjaga kinerja, memperkuat fundamental bisnis, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," ujar Irwan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/09/2026).
Irwan menegaskan bank bjb akan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas aset, pengelolaan risiko, efisiensi, inovasi, serta penciptaan nilai bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
"Kami akan terus melakukan continuous improvement, memperkuat kualitas layanan, meningkatkan kapabilitas digital, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan," ujarnya.
Bagi investor, konsistensi pertumbuhan pendapatan dan ekuitas menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan bank bjb mempertahankan posisinya di industri perbankan nasional. Sementara bagi nasabah, penguatan kanal digital dan pembiayaan produktif berdampak langsung pada kemudahan akses layanan keuangan.