KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Renault memperkenalkan konsep coupe dua pintu yang menghidupkan kembali nama 8 Gordini, model performa legendaris era 1960-an. Mobil konsep ini mengusung penggerak roda belakang dengan tenaga 270 horsepower, angka yang tergolong moderat untuk standar EV modern. Renault menyebutnya sekadar latihan desain, bukan pertanda model produksi massal.
Renault mengumumkan konsep mobil dua pintu ini secara mendadak, menghidupkan dua nama sekaligus: Renault 8 dan lencana Gordini. Gordini sendiri dikenal sebagai divisi tuner internal Renault yang eksis sejak 1960-an hingga 1970-an, dipimpin Amedee Gordini. Dari sekian banyak model yang keluar dari divisi ini, versi Renault 8 menjadi yang paling diingat penggemar otomotif.
Desain Retro yang Meniru Akurat Gordini 8 Era 60-an
Pendekatan desain konsep ini mengikuti pola revival retro yang sudah dipakai Renault pada beberapa model EV terbarunya. Bentuk asli Gordini 8 yang bersedan empat pintu dipangkas menjadi coupe dua pintu yang lebih sporty.
Elemen khas yang dipertahankan cukup detail. Lampu bulat di depan masih ada, begitu pula indentasi berbentuk huruf V pada fascia depan yang dikenal sebagai sharknose. Detail-detail ini merujuk langsung ke bahasa desain Renault 8 produksi 1960-an.
Interior Bergaya Analog dengan Layar Bulat Kecil
Kabin konsep ini mencoba menghadirkan nuansa 1960-an meski dibangun di atas platform EV modern. Deretan layar bulat kecil di dashboard menggantikan posisi instrumen analog mobil aslinya.
Tombol dan sakelar fisik berukuran besar di konsol tengah juga dihadirkan untuk memberi kesan analog. Renault menempatkannya sebagai pengganti tuas transmisi mobil original yang sudah tidak relevan di kendaraan listrik.
Spesifikasi: Coupe RWD 270 HP, Bukan Soal Tenaga Ekstrem
Renault memilih konfigurasi penggerak roda belakang untuk konsep ini, dengan output 270 horsepower. Angka tersebut sengaja tidak dibuat ekstrem, mencerminkan filosofi performa mobil sport era 1960-an yang mengandalkan keseimbangan, bukan tenaga besar.
Pendekatan ini justru tergolong langka untuk mobil konsep dekade 2020-an. Sebagian besar pabrikan cenderung memburu angka tenaga tinggi sebagai bahan promosi, sementara Renault memilih jalur berbeda.
Posisi dalam Lini EV Retro Renault
Seandainya diproduksi, Renault 8 Gordini coupe akan melengkapi jajaran EV bergaya retro Renault yang sudah ada. Beberapa model yang sudah lebih dulu diperkenalkan antara lain Renault 5 hatchback, Twingo city car, dan crossover yang memakai nama 4.
Ada pula A290, hot hatch berlabel Alpine yang dibangun dari basis Renault 5. Renault juga menyiapkan model performa berpenggerak roda belakang sebagai penerus langsung 5 Turbo, homologation special bermesin tengah yang legendaris di era Grup B.
Status: Pajangan Museum, Bukan Model Produksi
Renault menyebut konsep 8 Gordini ini sebagai latihan gaya atau exercise in style. Artinya, peluang model ini masuk jalur produksi massal sangat kecil dalam waktu dekat.
Renault menyatakan konsep ini akan dipamerkan di museum Renault Collections bersama dua konsep lain yang sudah lebih dulu ditampilkan. Museum tersebut dijadwalkan dibuka dalam 15 bulan ke depan.
Bagi penggemar Gordini 8 yang berharap melihat versi produksinya, konsep ini lebih tepat diposisikan sebagai penghormatan sejarah ketimbang petunjuk arah model masa depan.