Pencarian

Harga Pertamax Cs Dipastikan Naik Oktober 2026, Pertalite Tetap Rp 10.000

Selasa, 29 September 2026 • 11:36:32 WIB
Harga Pertamax Cs Dipastikan Naik Oktober 2026, Pertalite Tetap Rp 10.000
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung memastikan harga BBM nonsubsidi Pertamax Cs menyesuaikan harga pasar pada Oktober 2026.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Pemerintah memastikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Cs mengalami penyesuaian pada Oktober 2026 seiring kenaikan harga minyak dunia. Di sisi lain, harga Pertalite justru ditahan di level Rp 10.000 per liter hingga akhir 2026. Besaran kenaikan dan tanggal berlakunya harga baru belum diumumkan.

Kepastian penyesuaian harga BBM nonsubsidi disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung usai menghadiri acara di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026). Menurutnya, pemerintah tidak akan menaikkan harga Pertalite karena statusnya sebagai BBM subsidi.

Pertalite Ditahan Rp 10.000 per Liter sampai Akhir Tahun

Yuliot menegaskan kebijakan penahanan harga hanya berlaku untuk BBM subsidi. Harga Pertalite tetap berada di level Rp 10.000 per liter hingga akhir 2026.

"Jadi kalau untuk Pertalite yang disampaikan sama Pak Menteri sampai dengan akhir tahun kita mempertahankan. Ini tidak ada kenaikan untuk Pertalite, untuk subsidi," kata Yuliot.

Pernyataan tersebut merujuk pada arahan Menteri ESDM yang memutuskan tidak ada kenaikan harga untuk Pertalite sepanjang sisa tahun ini.

Harga Nonsubsidi Ikut Rata-Rata Pasar Bulanan

Berbeda dengan Pertalite, harga Pertamax dan produk BBM nonsubsidi lain akan menyesuaikan diri dengan pergerakan harga pasar. Pemerintah menghitung rata-rata harga dalam satu bulan sebagai dasar penyesuaian.

"Tapi kalau yang ini non-subsidi ini akan menyesuaikan dengan harga pasar. Jadi ini yang kita lihat rata-rata dalam satu bulan kira-kira berapa penyesuaian kira-kira berapa," ujarnya.

Mekanisme ini membuat harga Pertamax Cs lebih rentan naik ketika harga minyak dunia menguat, sebagaimana terjadi menjelang Oktober 2026.

Besaran Kenaikan Belum Diputuskan

Yuliot memastikan akan ada penyesuaian harga BBM nonsubsidi ke depan. Namun, pemerintah belum membeberkan berapa besar kenaikannya maupun kapan tepatnya harga baru mulai berlaku.

"Ada penyesuaian (harga BBM nonsubsidi)," tegas Yuliot.

Artinya, pengguna Pertamax, Pertamax Turbo, dan produk nonsubsidi lain masih harus menunggu pengumuman resmi soal nominal dan tanggal efektifnya. Yang jelas, arah kebijakan sudah terbaca: subsidi ditahan, nonsubsidi dilepas ke pasar.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks