PANGKALPINANG — Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Agus Afandi menyatakan api sudah berhasil dipadamkan, namun proses pendinginan tetap dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru. Pendataan sementara pada Minggu (11/10) pukul 07.00 WIB mencatat korban terdampak mencapai 2.000 jiwa.
Luas lahan yang terbakar belum bisa dipastikan karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan. Material rumah warga yang hampir seluruhnya berbahan papan menjadi salah satu penyebab api menyebar cepat ke permukiman.
Kronologi: Api Berawal dari Kebakaran Lahan di Dekat Permukiman
Komandan Regu 2 BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pertama kali menerima informasi dan memantau media sosial soal adanya kebakaran lahan di Dusun Serdang pada Sabtu (10/10) pukul 15.10 WIB. Informasi itu kemudian dikonfirmasi langsung ke Kepala Bidang KL BPBD Babel.
Personel beserta sarana dan prasarana disiapkan untuk menuju lokasi kejadian di Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan. Penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui.
"Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan. Update laporan pukul 21.10 WIB sudah menghanguskan ratusan rumah, namun data ini belum final," kata Agus Afandi.
Proses Pendinginan Masih Berlangsung, Data Korban Belum Final
Agus menyebut tim kebakaran masih melakukan pendinginan mengingat material rumah warga yang terdampak hampir sebagian besar dari papan. Proses ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
"Alhamdulillah, saat ini api sudah berhasil dipadamkan, namun tetap dilakukan proses pendinginan," ujarnya di Dusun Serdang, Minggu.
Jumlah rumah terdampak yang tercatat lebih kurang 500 unit masih bersifat sementara. BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum merilis angka final karena pendataan di lapangan terus diperbarui.
Warga Mengungsi, Pendataan Lanjutan Terus Dilakukan
Sebanyak 2.000 jiwa yang terdampak kebakaran membutuhkan penanganan darurat, mulai dari tempat tinggal sementara hingga kebutuhan dasar. Lokasi kebakaran berada di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kecamatan Simpang Rimba.
Petugas gabungan masih berada di lokasi untuk mendata kerugian dan memastikan kondisi warga terdampak. BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan akan memperbarui data jumlah rumah maupun korban setelah proses pendataan selesai.