Pemerintah Indonesia dan Mesir menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU) dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, mencakup bidang diplomatik, kelautan dan perikanan, pembebasan visa diplomatik, serta statistik. Penandatanganan disaksikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi usai pembicaraan intensif kedua kepala negara. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan hubungan bilateral ke level kemitraan strategis.
JAKARTA — Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menandatangani Rencana Aksi Kemitraan Strategis, salah satu dari empat dokumen kerja sama yang disepakati kedua negara. Penandatanganan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Abdel Fattah el-Sisi.
Selain rencana aksi kemitraan strategis, kedua kepala negara menyaksikan penandatanganan MoU Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas dan Khusus, serta MoU bidang Statistik. Satu dokumen lain diteken Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono bersama Menlu Mesir Badr Abdelatty, mencakup kerja sama kelautan dan perikanan.
Empat Dokumen yang Disepakati Kedua Negara
Rangkaian nota kesepahaman yang diteken mencakup empat bidang berbeda:
- Rencana Aksi Kemitraan Strategis, ditandatangani Menlu RI Arrmanatha Nasir dan Menlu Mesir Badr Abdelatty
- Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas dan Khusus
- Kerja sama bidang Statistik
- Kerja sama Kelautan dan Perikanan, ditandatangani Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bersama Menlu Mesir
Prabowo: Kunjungan Ini Tonggak Penting Kemitraan
Presiden Prabowo menyebut pembicaraan dengan Presiden el-Sisi berlangsung intensif dan produktif. Ia menilai lawatan tersebut memperkuat kemitraan kedua negara yang tengah diarahkan ke level strategis.
"Saya yakin dan melalui tadi pembicaraan-pembicaraan yang sangat intensif dan produktif, kunjungan Yang Mulia kali ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan tersebut," ujar Presiden Prabowo dalam pernyataan bersama.
Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi atas penguatan kerja sama yang sudah berjalan antara Indonesia dan Mesir. Sejumlah bidang disebut akan ditingkatkan, mulai dari ekonomi, politik, pertahanan, hingga pendidikan.
Kunjungan Balasan Setelah Lawatan Prabowo ke Mesir
Kunjungan Presiden el-Sisi ke Indonesia merupakan balasan setelah Presiden Prabowo mengunjungi Mesir pada 2024 dan 2025. Sebelum tiba di Jakarta, el-Sisi lebih dulu mengunjungi Korea Selatan pada 6-9 Oktober dan Malaysia pada 9-10 Oktober 2026.
Lawatan ke Indonesia menjadi bagian terakhir dari rangkaian kunjungan el-Sisi ke Asia. Presiden RI menerima kunjungan tersebut di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu siang.