JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Yayasan Khouw Kalbe resmi membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026, program beasiswa yang menyasar mahasiswi aktif di seluruh Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes. Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 30 Juni 2026.
Program Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan ini tidak sekadar memberi bantuan biaya kuliah. Penerima beasiswa juga akan mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas, mentoring, dan masuk ke ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe. Tujuannya: memperkuat layanan kesehatan di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).
Beasiswa ini mencakup bantuan dana pendidikan hingga Rp 10.000.000 per semester. Uang itu bisa dipakai untuk membayar UKT, SKS, biaya praktik, hingga uji kompetensi.
Khusus mahasiswi jenjang diploma, ada tambahan bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3.000.000 yang diberikan satu kali di tahun akhir masa studi. Sementara untuk jenjang profesi, peserta memperoleh dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1.200.000 per semester.
Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswi dari sejumlah program studi. Mulai dari Keperawatan (Diploma dan Profesi), Kebidanan (Diploma dan Profesi), Gizi dan Dietetika (Diploma dan Profesi), Farmasi (Diploma), Sanitasi Lingkungan (Diploma), Teknik Laboratorium Medik (Diploma), Kesehatan Gigi (Diploma), Promosi Kesehatan (Diploma), Fisioterapi (Diploma dan Profesi), hingga Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (Diploma).
Pendaftar harus WNI perempuan dan belum menikah. Untuk jenjang diploma D3/D4, usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun. Sementara jenjang profesi maksimal 27 tahun.
Peserta juga harus berstatus mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes. Khusus jenjang D3/D4, wajib berada di semester 1. Untuk D4 lanjutan, di semester 3. Jenjang profesi di semester 1.
Ada syarat akademik yang ketat. Bagi pendaftar diploma semester 1, nilai rapor SLTA minimal 80 per semester. Pendaftar D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30. Untuk jenjang profesi, IPK minimal 3,75.
Peserta juga diminta membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250–450 kata. Khusus jenjang profesi, wajib mengunggah video 60 detik di Instagram atau TikTok berisi alasan ingin mengabdi di wilayah DTPK.
Pendaftaran dibuka 8–30 Juni 2026. Setelah itu, seleksi administrasi berlangsung 1–27 Juli 2026. Pengumuman administrasi pada 28 Juli 2026.
Tahap berikutnya adalah tes penulisan esai online pada 1 Agustus 2026. Tes wawancara online digelar 21 Agustus–14 September 2026. Pengumuman akhir pada 16 September 2026, dilanjutkan registrasi ulang dan orientasi pada September–Oktober 2026.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes. Calon peserta wajib mengisi formulir dan mengunggah dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, pas foto, rapor, KHS, ijazah, surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, dan hasil scan esai tulisan tangan.