PANGKALPINANG — Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin langsung Gubernur Hidayat Arsani. Upacara berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Babel, Senin pagi.
Gubernur Hidayat Arsani bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Dalam amanat yang dibacakan Gubernur, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Pancasila adalah fondasi perdamaian dunia yang harus terus diperkuat oleh seluruh aparatur sipil negara,” demikian bunyi amanat yang dikutip dari sambutan tertulis tersebut.
Pesan itu disampaikan di tengah upacara yang dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Babel Fery Afriyanto serta para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Babel. Kehadiran para pejabat struktural menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menginternalisasi ideologi negara.
Gubernur Hidayat Arsani, seusai memimpin upacara, secara terpisah mengingatkan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan di tengah masyarakat. Ia meminta agar seluruh jajaran birokrasi tidak hanya menghafal butir-butir Pancasila, tetapi juga mengamalkannya dalam pelayanan publik sehari-hari.
“Momentum Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya ASN, untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan sampai perbedaan justru menjadi sumber perpecahan,” ujar Hidayat Arsani dalam keterangan yang diterima media.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Pemprov Babel tahun ini menjadi yang pertama sejak Hidayat Arsani resmi menjabat sebagai gubernur. Suasana upacara berlangsung lancar tanpa hambatan, dengan protokol kesehatan tetap diperhatikan.