KITB Gandeng KKP Tata Pesisir Batang, Restorasi Mangrove hingga Rehabilitasi Ekosistem Laut di KEK Industropolis

Penulis: Yasir  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 15:43:01 WIB
Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP dan Dirut KITB tandatangani kerja sama restorasi ekosistem pesisir di KEK Industropolis Batang.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Perjanjian ini mencakup empat ruang lingkup utama: penataan ruang laut, rehabilitasi dan restorasi ekosistem pesisir, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta diseminasi kebijakan. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP Kartika Listriana dan Pelaksana Tugas Direktur Utama KITB Indri Septa Respati, disaksikan oleh Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Ngurah Wirawan.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari payung kerja sama antara KKP dan PT Danareksa (Persero) yang diteken pada Juli 2025. Dengan adanya perjanjian teknis ini, kebijakan yang sebelumnya bersifat makro kini memiliki turunan operasional di lapangan.

Danareksa: Kawasan Industri Tak Boleh Abaikan Ekosistem Laut

Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Ngurah Wirawan menegaskan bahwa kawasan industri yang baik justru harus ikut menjaga garis pantai, ekosistem laut, dan masyarakat pesisir di sekitarnya. "Peran kami sebagai Holding adalah menjadi orkestrator yang mempertemukan keahlian dan sumber daya, agar setiap pihak dapat memainkan perannya," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/6).

Menurut Ngurah, kerja sama ini menerjemahkan kesepakatan kebijakan menjadi langkah nyata di lapangan. Holding BUMN Danareksa saat ini mengelola tujuh kawasan industri dengan total lahan mencapai 7.800 hektare, menjadi rumah bagi lebih dari 1.600 tenant dari 25 negara, dan telah menyerap 300.000 tenaga kerja.

KITB sebagai Proyek Strategis Nasional

KITB sendiri merupakan Proyek Strategis Nasional yang telah ditetapkan sebagai KEK Industropolis Batang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2025. Kawasan ini dirancang tidak hanya sebagai pusat industri manufaktur dan hilirisasi, tetapi juga sebagai kawasan yang memperhatikan keseimbangan ekologis.

Kerja sama ini selaras dengan Asta Cita, khususnya dalam memperkuat kedaulatan maritim, melanjutkan program hilirisasi, serta mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan. Dengan pendekatan ini, pengelola kawasan berharap pertumbuhan industri tidak lagi berjalan sendiri, melainkan terintegrasi dengan restorasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Reporter: Yasir
Sumber: viva.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top