Pangkalpinang (ANTARA) - Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan pelayanan kepulangan jamaah haji di debarkasi Kota Pangkalpinang berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar pelayanan publik yang ditetapkan pemerintah.
"Kami tidak hanya melakukan observasi lapangan, tetapi berdialog langsung dengan jemaah untuk memperoleh gambaran kualitas pelayanan yang diterima selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," kata Plt Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Babel, Kgs Chris Fither, di Pangkalpinang, Sabtu.
Hasil pemantauan menunjukkan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara umum berjalan baik. Mayoritas jemaah yang diwawancarai menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan yang diterima. Mereka menilai fasilitas konsumsi telah memadai, dan petugas haji sigap memberikan pelayanan serta pendampingan selama proses ibadah.
"Meskipun berjalan baik, kami tetap mendorong perbaikan pada fase debarkasi. Tujuannya memastikan pelayanan publik yang lebih tertib, inklusif, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah," ujarnya.
Berdasarkan observasi lapangan dan masukan jemaah, Ombudsman mencatat tiga aspek yang perlu mendapat perhatian pada fase debarkasi. Ketiga aspek tersebut meliputi pengaturan arus kedatangan, ketersediaan fasilitas istirahat, serta koordinasi antar petugas di titik penjemputan.