KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Subaru resmi memperkenalkan Sambar Van generasi terbaru di pasar Jepang. Kendaraan mungil yang merupakan saudara kembar Daihatsu Hijet Cargo ini mendapat penyegaran signifikan pada sistem keselamatan dan interior. Subaru menargetkan penjualan 230 unit per bulan untuk model ini.
Pembaruan paling substansial ada pada sektor keselamatan. Sistem kamera stereo kini memiliki kemampuan deteksi yang diperluas. Fitur tersebut bisa mengenali pesepeda yang melintas, memantau kendaraan dari arah berlawanan saat berbelok di persimpangan, hingga mendeteksi pejalan kaki yang menyeberang dari berbagai arah.
Peningkatan ini membuat Sambar Van lebih kompetitif di segmen kei car yang ketat di Jepang, terutama melawan Suzuki Every, Nissan Clipper Van, Mitsubishi Minicab Van, dan Mazda Scrum Van.
Mesin tidak mengalami perubahan dari generasi sebelumnya. Subaru tetap mempertahankan konfigurasi yang sudah terbukti efisien untuk kebutuhan niaga ringan.
Di dalam kabin, varian tertinggi Sambar Van Dias mendapatkan panel instrumen digital anyar bernama Active Multi-Information Meter. Konsumen juga bisa memesan sistem infotainment layar sentuh 9 inci dengan navigasi sebagai opsi tambahan.
Untuk varian dasar VB, Subaru masih menyematkan bumper tanpa cat dan pelek baja sederhana. Varian menengah ke atas mendapat lampu depan LED, bumper sewarna bodi, dan velg alloy. Varian Dias menambahkan grille dengan aksen krom dan hitam yang membuat tampilannya lebih premium, mirip Daihatsu Atrai yang menjadi basis pengembangan.
Kisaran harga ini menempatkan Sambar Van di tengah persaingan ketat kei van Jepang. Dengan dimensi panjang 3.395 mm dan desain kotak khas, kendaraan ini mengutamakan kepraktisan dan efisiensi ruang kabin untuk kebutuhan niaga.
Belum ada informasi mengenai kemungkinan masuknya Sambar Van ke pasar Indonesia. Subaru Indonesia saat ini hanya memasarkan model-model SUV dan sedan.