Menteri Wihaji Tinjau Sekolah Lansia hingga Tempat Penitipan Anak di Bangka Tengah, Program Ini yang Disorot

Penulis: Ragil  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:36:01 WIB
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji menyapa warga dan kader Tim Pendamping Keluarga di Tamasya Arraisyah Alhams, Bangka Tengah, Rabu (5/8/2026).

KOBA — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, H. Wihaji, menyapa langsung warga di Tamasya Arraisyah Alhams, Kelurahan Berok, Bangka Tengah. Agenda pertama dalam rangkaian kunker dua hari ini menjadi ajang dialog langsung antara menteri dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK), anak-anak di tempat penitipan, serta para lansia yang mengikuti sekolah lansia.

Mendampingi Wihaji dalam peninjauan tersebut, turut hadir Pembina DWP Kemendukbanga/BKKBN, Uni Kuslantasi, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, serta Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fazar Supriadi Sentosa.

Layanan Menyeluruh dari Anak Hingga Lansia

Kehadiran Wihaji di lokasi bukan sekadar seremonial. Ia terlihat berinteraksi langsung dengan anak-anak yang tengah berada di tempat penitipan anak, berbincang hangat dengan para lansia, dan memberikan motivasi kepada kader TPK. Para kader ini disebutnya sebagai ujung tombak pendampingan keluarga di tengah masyarakat.

Wihaji menegaskan bahwa ketiga layanan yang ada di lokasi tersebut merupakan satu kesatuan utuh dalam pembangunan keluarga. Menurutnya, layanan yang menyentuh seluruh siklus kehidupan manusia, sejak dini hingga usia senja, adalah fondasi sebuah negara.

“Kehadiran TPK, layanan penitipan anak, dan Sekolah Lansia merupakan wujud nyata pembangunan keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” ujarnya di hadapan para kader dan warga setempat.

Sinergi Pusat dan Daerah Kunci Keberhasilan Program

Dalam kesempatan itu, Wihaji mengapresiasi kolaborasi yang telah dibangun antara pemerintah daerah dan para kader di Bangka Belitung. Ia menilai program-program seperti ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan penuh dari pemda setempat.

Ia pun berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat. Tujuannya jelas, agar program pembangunan keluarga yang tengah digalakkan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat di akar rumput.

“Sinergi ini penting, supaya manfaatnya langsung dirasakan warga,” tambahnya.

Agenda Berlanjut ke SPPG dan KRS MBG Kamis Besok

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN di Bangka Belitung pada 5–6 Agustus 2026. Selain meninjau program keluarga, kunjungan ini juga difokuskan pada penguatan pelayanan kepada masyarakat.

Pantauan di lapangan, besok (6/8/2026) Mendukbangga dijadwalkan akan melanjutkan kunjungan ke SPPG Lontong Pancur dan meninjau KRS MBG 3B. Rangkaian agenda ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan program-program kependudukan berjalan sesuai target di daerah. (rul)

Reporter: Ragil
Sumber: negerilaskarpelangi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top