Explore Babel 2026 Hari Kedua di Pangkalpinang: Talkshow Ekspor hingga Lomba Tari Tradisional Ramaikan Alun-Alun

Penulis: Sutomo  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 00:15:32 WIB
Talkshow ekspor dan ekonomi hijau menjadi daya tarik utama dalam rangkaian Explore Babel 2026 hari kedua di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (29/8).

Bank Indonesia (BI) menghadirkan rangkaian kegiatan ekonomi dan budaya pada hari kedua Explore Babel 2026 di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (29/8). Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas UMKM Kepulauan Bangka Belitung lewat talkshow ekspor, pengembangan kopi, hingga edukasi ekonomi hijau. Antusiasme warga terlihat dari padatnya area bazar dan showcase UMKM sepanjang akhir pekan.

PANGKALPINANG — Rangkaian Explore Babel 2026 memasuki hari kedua dengan menghadirkan agenda yang menyasar penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Acara yang berlangsung di Alun-Alun Taman Merdeka ini mengusung tema edukasi, keberlanjutan, serta kreativitas lokal sebagai daya tarik utama bagi pengunjung.

Kegiatan yang digelar Sabtu (29/8) ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah. Bank Indonesia menyebut gelaran ini bertujuan mendorong UMKM Babel agar lebih berdaya saing dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Talkshow Ekspor dan Ekonomi Hijau Jadi Magnet Pelaku UMKM

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah Talkshow Akselerasi UMKM Potensial Ekspor. Hadir sebagai pembicara, Nilla Meiditha dari Indonesia Eximbank, Romy Windu Sasongko dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Lukman Nuhung selaku Founder Central Charcoal Babelindo.

Mereka memberikan wawasan tentang prosedur ekspor, pembiayaan, hingga strategi menembus pasar internasional. Sesi ini diharapkan mampu menjawab tantangan pelaku UMKM lokal yang kerap terkendala permodalan dan regulasi.

Selain itu, pengembangan komoditas kopi juga mendapat porsi khusus melalui Coffee Talk bersama Hendra Susanto, Founder Beskabean Kopi, dan I Komang Sukarsana, Founder Suksma Kopi Bali. Keduanya berbagi pengalaman membangun brand kopi daerah hingga bersaing di pasar nasional.

Edukasi Rupiah dan Kreasi Daur Ulang untuk Generasi Muda

Semangat literasi keuangan turut mewarnai hari kedua melalui Edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBPR) bersama Duta Muda CBPR 2026. Kegiatan ini menyasar pelajar dan masyarakat umum agar lebih bijak dalam menggunakan uang rupiah.

Untuk anak-anak, panitia menyiapkan Lomba Mewarnai CBPR yang berlangsung meriah. Sementara itu, tema keberlanjutan diangkat lewat Workshop Kreasi Daur Ulang dan Workshop Kreasi Hijau berbahan dasar lidi nipah, yang mengajarkan pengunjung mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Malam Hari: Lomba Tari Tradisional Puncak Kemeriahan

Memasuki malam, suasana Alun-Alun Taman Merdeka semakin hidup dengan digelarnya Lomba Kreasi Seni Tari Tradisional. Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas sekaligus melestarikan kekayaan budaya Bangka Belitung.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, mengatakan Explore Babel dirancang untuk mempertemukan edukasi, penguatan kapasitas, akses pasar, dan promosi produk lokal dalam satu ruang kolaborasi.

"Melalui Explore Babel, kami ingin semakin banyak UMKM memperoleh inspirasi dan peluang untuk meningkatkan daya saing, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk, kreativitas, dan potensi unggulan Bangka Belitung," ujar Rommy.

Agenda Hari Terakhir: Fashion Show hingga Pembagian Door Prize

Rangkaian Explore Babel 2026 masih akan berlanjut pada hari terakhir, Minggu (30/8). Sejumlah agenda telah disiapkan panitia, di antaranya Money Talk, fashion show UMKM wastra binaan Bank Indonesia, apresiasi UMKM, hingga pembagian door prize.

Masyarakat diajak kembali meramaikan Alun-Alun Taman Merdeka dan menjadi bagian dari semangat bersama menuju Bangka Belitung yang berdaya dan berkelanjutan.

Reporter: Sutomo
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top