KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siau menuntaskan penyambungan listrik untuk PT Gading Murni Perkasa 2, sebuah perusahaan yang beroperasi di Kepulauan Siau, Sulawesi Utara. Langkah ini dilakukan tepat di momen Hari Pelanggan Nasional 2026, yang bagi PLN bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan bukti layanan yang berdampak langsung pada dunia usaha.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan prasyarat utama bagi produktivitas industri. “Kami menyadari bahwa keandalan pasokan listrik adalah kunci utama berjalannya roda perekonomian dan produktivitas dunia usaha,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Siau.
Kapasitas 82.500 VA yang disambungkan ke PT Gading Murni Perkasa 2 bukanlah nominal kecil. Untuk skala industri menengah, daya sebesar ini umumnya digunakan untuk menggerakkan mesin produksi berkapasitas besar, sistem pendingin, hingga kebutuhan pencahayaan dan peralatan pendukung lainnya secara simultan.
Manager PLN ULP Siau, Fendi A. Rare'a, menyebut proses penyambungan hingga penyalaan berjalan lancar berkat koordinasi erat antara petugas PLN dan tim teknis perusahaan. “Hari Pelanggan Nasional bagi kami bukan sekadar seremoni, melainkan momen untuk membuktikan bahwa pelayanan PLN dapat memberikan dampak langsung yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pelaku usaha,” kata Fendi.
Di sisi pelanggan, kepastian pasokan listrik menjadi faktor krusial sebelum perusahaan memutuskan untuk menambah kapasitas produksi atau memperluas lini bisnis. PT Gading Murni Perkasa 2 menanggapi positif respons cepat yang diberikan PLN ULP Siau sepanjang proses pengurusan hingga penyalaan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN ULP Siau yang telah mengawal proses penyambungan hingga penyalaan listrik ini terlaksana. Bagi kami, kepastian pasokan listrik ini sangat krusial untuk menunjang seluruh kegiatan operasional perusahaan,” ungkap Manager PT Gading Murni Perkasa 2, Charles.
Ia menambahkan bahwa pelayanan yang diberikan petugas PLN berlangsung profesional dan memuaskan. Apresiasi semacam ini menjadi indikator bahwa kebutuhan energi sektor industri di daerah kepulauan tidak lagi menjadi hambatan untuk tumbuh.
Wilayah kepulauan seperti Siau kerap menghadapi tantangan tersendiri dalam hal infrastruktur kelistrikan, baik dari sisi jaringan maupun distribusi daya. Dengan hadirnya penyambungan baru ini, PLN tidak hanya menjawab kebutuhan teknis, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi investasi dan penciptaan lapangan kerja di daerah.
Melalui kapasitas yang ditambah, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi tanpa khawatir terjadi pemadaman atau keterbatasan daya. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah yang mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke wilayah timur Indonesia.
Komitmen PLN untuk terus mendampingi sektor industri dan bisnis di Sulawesi Utara, khususnya Kepulauan Siau, diwujudkan dalam semangat layanan “Melayani dengan Sepenuh Hati”. Bagi pelaku usaha di daerah, kehadiran pasokan listrik yang andal menjadi sinyal bahwa ekspansi bisnis bukan lagi sekadar wacana, melainkan bisa direalisasikan mulai dari ketersediaan energi yang pasti.