BELITUNG TIMUR — SMA Unggul Garuda Belitung Timur yang berlokasi di Kecamatan Kelapa Kampit kini memiliki pasokan listrik berdaya 240.000 VA setelah PT PLN (Persero) melalui PLN UP3 Belitung bersama ULP Manggar melakukan penyalaan tambah daya. Langkah ini ditempuh untuk memastikan seluruh aktivitas belajar mengajar dan operasional sekolah berjalan tanpa hambatan kelistrikan.
Kebutuhan listrik yang stabil menjadi fondasi penting bagi pengoperasian perangkat teknologi informasi, sistem penerangan, hingga fasilitas administrasi di sekolah. Dengan daya yang memadai, SMA Unggul Garuda dapat mengoptimalkan berbagai sarana penunjang pembelajaran modern bagi para siswa.
Fasilitas Modern Butuh Pasokan Listrik Stabil
Kehadiran tambah daya ini memberikan ketenangan tersendiri bagi masyarakat dan orang tua murid. Sebab, sekolah yang mulai melakukan kegiatan belajar mengajar pada Agustus 2026 ini kini bisa mengoperasikan berbagai fasilitas modern yang menunjang kenyamanan siswa dalam menimba ilmu.
Tanpa pasokan listrik yang kontinu, pemanfaatan perangkat teknologi informasi dan sistem penerangan yang baik di dalam kelas tidak akan berjalan optimal. Padahal, kedua aspek tersebut menjadi penentu utama kualitas proses belajar mengajar di tengah tuntutan pendidikan yang semakin digital.
PLN Tegaskan Komitmen Menunjang Pendidikan Daerah
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan bahwa penyediaan energi listrik yang andal merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang produktif. Menurutnya, hal ini sejalan dengan upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Belitung Timur.
"PLN akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kebutuhan listrik pelanggan dapat terpenuhi seiring dengan perkembangan fasilitas pendidikan," ujar Ira.
Apresiasi Konsultan Proyek atas Pelayanan PLN
Sementara itu, Wuryanto selaku Project Consultant SMA Unggul Garuda Belitung Timur mengapresiasi proses pelayanan PLN dalam mendukung kebutuhan kelistrikan proyek pembangunan sekolah tersebut. Respons cepat dan koordinasi yang baik dinilai membantu kelancaran persiapan operasional sekolah.
Dengan terpenuhinya kebutuhan listrik, seluruh tahapan persiapan menjelang tahun ajaran baru di SMA Unggul Garuda dapat berjalan lebih lancar. Sekolah kini tinggal memastikan kesiapan sarana lain sebelum menerima peserta didik pada Agustus 2026.