Pencarian

PLN Babel Dampingi 6 UMKM Binaan di Belitung, dari Batik HD Noto hingga Sirup Jeruk Kunci

Senin, 31 Agustus 2026 • 23:20:01 WIB
PLN Babel Dampingi 6 UMKM Binaan di Belitung, dari Batik HD Noto hingga Sirup Jeruk Kunci
Tim Hub UMK PLN Babel mengunjungi enam UMKM binaan di Belitung dan Belitung Timur pada Agustus 2026.

PLN Unit Induk Wilayah Kepulauan Bangka Belitung (PLN Babel) melalui Hub UMK mendampingi enam UMKM binaan di Belitung dan Belitung Timur pada Agustus 2026. Pendampingan ini bertujuan melihat langsung perkembangan usaha, mengidentifikasi tantangan, serta memberikan solusi yang sesuai kebutuhan masing-masing UMKM.

PANGKALPINANG — Tim Hub UMK PLN Babel pada periode Agustus 2026 mengunjungi enam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi yang dilakukan secara langsung terhadap para mitra binaan.

Enam UMKM yang dikunjungi adalah Batik HD Noto, Batik Kater, Teras Manggar, Safiz (Sirup Jeruk Kunci), Keripik Tempe Sagu RAHAYU, dan Felikha Craft. Masing-masing memiliki produk khas yang menjadi potensi ekonomi lokal.

Yang Dipantau: Produksi, Kemasan, hingga Perluasan Pasar

Dalam pendampingan tersebut, tim memeriksa berbagai aspek usaha, mulai dari proses produksi, pengembangan produk, pengemasan, pemasaran, pencatatan usaha, hingga peluang perluasan pasar. Pendekatan ini dilakukan agar dukungan yang diberikan tepat sasaran.

Pembina Hub UMK PLN Babel, Andika, mengatakan kegiatan ini penting untuk memahami perkembangan setiap UMKM sekaligus memberikan dukungan yang lebih tepat sasaran.

"Kami ingin Hub UMK Babel benar-benar hadir mendampingi UMK, bukan hanya pada saat ada kegiatan, tetapi juga dalam proses mereka menjalankan dan mengembangkan usaha," ujarnya dalam rilis yang diterima di Pangkalpinang, Senin.

PLN Dorong UMKM Lebih Profesional dan Berdaya Saing

Andika menambahkan, UMK memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, penguatan kapasitas, inovasi produk, peningkatan kualitas, serta perluasan akses pasar perlu dilakukan secara berkelanjutan.

"UMK yang kuat akan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi dan pendampingan agar UMK binaan semakin percaya diri, semakin profesional dan mampu bersaing," katanya.

General Manager PLN UIW Babel, Ira Savitri, mengatakan pengembangan UMK merupakan salah satu bentuk kontribusi PLN dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan mengoptimalkan potensi usaha lokal.

"Potensi UMK di Belitung dan Belitung Timur sangat beragam, mulai dari batik, kerajinan, kuliner, hingga produk olahan khas daerah," ujarnya.

Harapan: Dampak Jangka Panjang bagi Usaha Lokal

Ira berharap Hub UMK dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk terus belajar, berkembang, dan meningkatkan kapasitas usahanya. Menurutnya, pendampingan yang berkelanjutan menjadi bagian penting agar dukungan tidak berhenti pada pemberian bantuan.

"Kami ingin setiap proses pendampingan memberikan manfaat yang nyata. Dengan memahami kebutuhan dan tantangan masing-masing UMK, dukungan yang diberikan dapat lebih tepat dan membantu mereka berkembang secara berkelanjutan," katanya.

Melalui kegiatan pendampingan, monitoring, dan evaluasi ini, Hub UMK Babel berharap para mitra binaan dapat terus melakukan perbaikan dan pengembangan usaha, baik dari sisi produksi, branding, pemasaran, pengelolaan usaha, inovasi, maupun perluasan akses pasar.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks