Pertamina Alihkan Distribusi BBM ke Jalur Darat Imbas Sungai Kering El Nino

Penulis: Saiful  •  Jumat, 11 September 2026 | 14:05:01 WIB
Pertamina mengalihkan distribusi BBM dari jalur sungai ke jalur darat akibat kekeringan dampak El Nino.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan perusahaan telah menyiapkan skenario khusus untuk mengantisipasi dampak El Nino terhadap rantai distribusi energi. Pernyataan itu disampaikan di sela-sela acara media gathering di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (10/9).

"BBM-nya semaksimal mungkin kami berkomitmen untuk menyampaikan," ujar Roberth.

Sungai Kering Paksa Pertamina Ubah Rute Pengiriman

El Nino menyebabkan kekeringan pada sejumlah sungai yang biasa dipakai sebagai jalur pelayaran kapal pengangkut BBM. Kondisi ini memaksa Pertamina mencari alternatif pengiriman agar pasokan ke daerah tetap berjalan.

"Kalau kita melihat biasanya sungai, salah satunya adalah sungai yang kemudian digunakan untuk jalur kapal mengirimkan BBM, ternyata kering. Mau tidak mau, kita harus melakukan yang namanya contingency plan," kata Roberth.

Melalui rencana kontingensi tersebut, pasokan yang sebelumnya diangkut lewat jalur air dialihkan ke jalur darat dengan mengerahkan mobil tangki.

Waktu Tempuh Distribusi Berpotensi Lebih Lama

Peralihan moda transportasi ini membawa konsekuensi pada durasi pengiriman. Roberth tidak menampik bahwa distribusi via darat membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan jalur sungai.

"Kalau lewat sungai misalnya satu hari, tapi kalau lewat darat dengan menggunakan mobil tangki kemungkinan lebih dari satu hari," ujarnya.

Meski demikian, Pertamina memastikan stok dan pasokan BBM ke masyarakat tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah.

Pertamina Wanti-wanti Pengecer Nakal Manfaatkan Kekeringan

Di sisi lain, Roberth mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan hemat selama periode darurat kekeringan. Ia juga menyoroti potensi praktik pembelian BBM secara berulang di SPBU yang bertujuan dijual kembali dengan harga tinggi.

"Ini kami sangat menyayangkan, bagaimana masyarakat sudah berhadapan dengan El Nino, mereka butuh energi, tapi kemudian ada pihak-pihak yang justru memanfaatkan," kata Roberth.

Pertamina meminta oknum pengecer tidak mengambil keuntungan dari situasi sulit yang dihadapi masyarakat. Perusahaan juga mengajak konsumen melaporkan indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM di lapangan.

Reporter: Saiful
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top