KOBA — Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan persiapan terus dimatangkan agar seluruh rangkaian MTQH berjalan lancar dan optimal. Penentuan lokasi pertandingan dan penyediaan akomodasi bagi para kafilah menjadi dua hal yang paling dikebut.
Peluncuran logo pada 23 Oktober 2026 akan menjadi titik awal tahapan menuju pelaksanaan kegiatan. Momen itu sekaligus memperkenalkan persiapan awal yang sudah dikerjakan panitia kepada publik.
Pemerintah daerah memetakan sejumlah venue untuk berbagai cabang lomba. Bangka Tengah menyiapkan lima lokasi sebagai tuan rumah:
Penetapan venue dilakukan agar setiap cabang lomba punya tempat yang sesuai. Dua lokasi berada di lingkungan Kantor Kemenag Bangka Tengah, sementara tiga lainnya tersebar di kawasan pemerintahan dan sekolah.
Selain venue, pemerintah daerah menyiapkan berbagai pilihan homestay milik masyarakat sebagai tempat menginap para kafilah dan pendamping. Algafry menyebut peserta yang berminat bisa berkoordinasi dengan panitia.
"Kami sebenarnya di sini juga memang menyediakan homestay bagi peserta yang berminat menempatkan para kafilahnya di situ, peserta nanti berkoordinasi dengan panitia untuk para kafilah yang akan menghadirkan kontingennya ke sini," ujarnya.
Penyediaan homestay menjadi salah satu alternatif akomodasi untuk menampung peserta dan pendamping selama berada di Bangka Tengah. Skema ini melibatkan rumah-rumah warga, bukan hanya penginapan komersial.
Rangkaian persiapan MTQH tingkat provinsi diawali dengan peluncuran logo pada 23 Oktober 2026. Setelah itu, tahapan menuju pelaksanaan kegiatan pada November berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.
MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026 berlangsung 23 hingga 28 November 2026. Bangka Tengah sebagai tuan rumah bertanggung jawab memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar, mulai dari penentuan lokasi pertandingan hingga penyediaan akomodasi bagi para kafilah.