Pencarian

Pemkab Bangka Tengah Gerakkan Kader Posyandu di Setiap Desa, Wabup Efrianda Soroti Partisipasi Warga yang Masih Rendah

Selasa, 29 September 2026 • 09:34:32 WIB
Pemkab Bangka Tengah Gerakkan Kader Posyandu di Setiap Desa, Wabup Efrianda Soroti Partisipasi Warga yang Masih Rendah
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyampaikan pernyataan terkait penguatan peran kader posyandu di Koba.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat peran kader posyandu untuk mendorong warga memanfaatkan layanan kesehatan dasar di setiap desa. Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyebut rendahnya partisipasi masyarakat datang ke posyandu menjadi persoalan yang perlu ditangani bersama seluruh komponen daerah.

KOBA — Efrianda menegaskan penguatan fungsi posyandu tidak bisa hanya bergantung pada kader. Pemerintah daerah, kata dia, tengah menggerakkan semua komponen agar posyandu di tiap desa kembali aktif melayani warga.

Langkah itu diambil menyusul masih rendahnya kunjungan masyarakat ke posyandu. Pemerintah menilai kondisi tersebut menghambat deteksi dini masalah kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Mengapa Partisipasi Warga ke Posyandu Masih Rendah

Menurut Efrianda, rendahnya partisipasi masyarakat mengakses layanan posyandu menjadi perhatian pemerintah. Persoalan itu, ujarnya, perlu ditangani bersama dengan melibatkan para kader untuk mengaktifkan kembali posyandu di wilayah masing-masing.

"Partisipasi masyarakat datang ke posyandu itu masih rendah dan ini menjadi perhatian pemerintah dengan menggerakkan semua komponen, termasuk para kader untuk mengaktifkan posyandu," ujar Efrianda di Koba.

Ia menilai posyandu semestinya berfungsi sebagai layanan kesehatan dasar sekaligus sarana deteksi dini kondisi kesehatan ibu dan anak. Keberadaan posyandu di setiap desa, kata dia, harus mampu memberi pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

Posyandu Jadi Kunci Pemantauan Tumbuh Kembang Balita

Efrianda menyebut penguatan fungsi posyandu penting untuk mendukung terciptanya masyarakat sehat. Posyandu juga berperan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan.

Melalui posyandu, pemerintah dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak lewat pemeriksaan kesehatan serta pemantauan kondisi balita secara berkala. Data itu menjadi dasar intervensi jika ditemukan kasus stunting di suatu desa.

"Melalui posyandu akan memudahkan pemerintah dalam melakukan intervensi terhadap kasus stunting dan menyiapkan langkah penanganan secara berkelanjutan," ujarnya.

Dorong Kesadaran Warga Manfaatkan Layanan Dasar

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menempatkan posyandu sebagai pintu masuk layanan kesehatan bagi ibu dan anak. Karena itu, kesadaran warga memanfaatkan layanan tersebut dinilai sama pentingnya dengan kesiapan kader.

"Kita dari pemerintah wajib hadir sebagai daya dorong sekaligus mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan posyandu sesuai dengan fungsinya," kata Efrianda.

Ia menekankan optimalisasi peran kader dan peningkatan partisipasi masyarakat perlu dilakukan bersama. Dengan begitu, fungsi posyandu berjalan efektif dan layanan kesehatan dasar semakin dimanfaatkan warga di setiap desa.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks