KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Perseteruan Sarwendah dan Ruben Onsu naik ke babak baru setelah Sarwendah mengunggah rekaman pembicaraan pribadi ke publik. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, langsung menyoroti sisi hukum dari perekaman dan penyebaran komunikasi tanpa izin.
Konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang semula berkisar soal hak asuh anak kini melebar ke urusan saling membuka keburukan masing-masing. Sarwendah merasa terus difitnah dan memilih tidak tinggal diam.
Ia berencana menunjukkan bukti untuk meluruskan berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya. Salah satu langkah yang diambil adalah mengunggah video serta bukti percakapan antara Ruben dan pria yang diduga kekasih Sarwendah.
Belum diketahui pasti apakah rekaman yang beredar itu asli. Meski demikian, unggahan tersebut langsung menuai reaksi dari pihak Ruben Onsu.
Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben angkat bicara melalui unggahan Instagram pada Sabtu (10/10/2026). Ia menyoroti persoalan hukum terkait perekaman dan penyebaran komunikasi pribadi tanpa izin.
Minola mengingatkan bahwa tindakan merekam dan menyebarkan komunikasi pribadi berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya. Pernyataan itu muncul setelah Sarwendah mengungkapkan keresahannya atas tudingan yang menurutnya selama ini diarahkan kepadanya.
Dalam caption unggahannya, Minola menyoroti privasi komunikasi melalui telepon, WhatsApp Call, hingga Zoom. Ia menegaskan bahwa komunikasi pribadi memiliki perlindungan hukum yang tidak bisa diabaikan begitu saja.
Perseteruan yang terus memanas ini membawa dampak besar, terutama bagi anak-anak Sarwendah dan Ruben. Konflik yang awalnya hanya soal hak asuh kini melebar ke ranah pribadi yang lebih sensitif.
Publik pun menanti langkah selanjutnya dari kedua pihak. Apakah Sarwendah akan benar-benar mengungkap bukti-bukti yang dimilikinya, atau Ruben akan mengambil jalur hukum terkait penyebaran rekaman pribadi tersebut.
Yang jelas, konflik ini menjadi pengingat bahwa urusan rumah tangga sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin. Terlebih ketika sudah melibatkan anak-anak yang perlu perlindungan dari dampak perseteruan orang tua.