Pencarian

BPKAD Bangka Tengah Rilis Si PERIGI untuk Akurasi Gaji ASN, Data Kenaikan Gaji Berkala Kini Diinput Sendiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 21:23:31 WIB
BPKAD Bangka Tengah Rilis Si PERIGI untuk Akurasi Gaji ASN, Data Kenaikan Gaji Berkala Kini Diinput Sendiri
Kepala BPKAD Bangka Tengah Redha Tama meluncurkan Sistem Informasi Pegawai dan Rincian Gaji (Si PERIGI) untuk akurasi pembayaran hak ASN.

BANGKA TENGAH — BPKAD Kabupaten Bangka Tengah memperkenalkan Sistem Informasi Pegawai dan Rincian Gaji (Si PERIGI) sebagai langkah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Inovasi ini dirancang untuk memastikan seluruh hak pegawai dibayarkan secara tepat dan akurat, sekaligus menindaklanjuti evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait efektivitas belanja pegawai.

Kepala BPKAD Bangka Tengah, Redha Tama, mengatakan sistem ini memungkinkan ASN memperbarui data kepegawaian secara mandiri. Pembaruan data yang akurat menjadi kunci untuk mencegah kesalahan administrasi serta menghindari kelebihan maupun kekurangan pembayaran tunjangan.

"Melalui implementasi Si PERIGI, kami ingin memastikan bahwa seluruh hak pegawai dibayarkan secara tepat dan akurat," ujar Redha, Sabtu (15/8/2026).

Data KGB dan Status Keluarga Bisa Diinput Langsung oleh Pegawai

Sebelumnya, proses perubahan data seperti kenaikan gaji berkala dan perubahan status keluarga kerap memakan waktu karena harus melalui alur administrasi panjang. Dengan Si PERIGI, pegawai dapat memperbarui data tersebut secara langsung dalam sistem.

Integrasi data ini membuat proses verifikasi menjadi lebih cepat. BPKAD berharap sistem ini mampu menekan potensi kesalahan input yang selama ini sering menjadi temuan dalam audit keuangan daerah.

Si PERIGI Bukan Satu-satunya: Ada SIROJAK, SEMAMPAI, hingga SIRATU

Si PERIGI merupakan bagian dari ekosistem digitalisasi yang lebih luas di lingkungan BPKAD Bangka Tengah. Beberapa sistem lain yang tengah dikembangkan antara lain SIROJAK (Sistem Rekonsiliasi Pajak) untuk memperkuat data perpajakan daerah.

BPKAD juga menghadirkan SEMAMPAI (Saluran Efektif Memahami Anggaran Melalui Percakapan AI) yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu masyarakat memahami informasi anggaran. Sistem ini diharapkan membuka akses publik terhadap data keuangan pemerintah secara lebih sederhana.

Selain itu, BPKAD tengah menyelesaikan SIRATU (Sistem Rekon Aset Terpadu), SEPAKAT/SEKUAT untuk tata kelola keuangan desa, SIPATEN untuk pengelolaan aset tanah, serta SEGANTANG sebagai sistem gabungan data keuangan.

Pembenahan Administrasi, Bukan Sekadar Membangun Aplikasi

Redha menegaskan bahwa pengembangan berbagai sistem tersebut tidak berhenti pada pembuatan aplikasi. Tujuan utamanya adalah pembenahan administrasi agar pengelolaan keuangan dan aset daerah berjalan lebih efektif, efisien, transparan, serta akuntabel.

Dengan terbangunnya ekosistem pengelolaan keuangan berbasis data yang terintegrasi, BPKAD Bangka Tengah berupaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi keuangan pemerintah. Langkah ini sekaligus memperkuat fondasi tata kelola fiskal yang lebih modern di lingkungan Pemkab Bangka Tengah.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: okeyboz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks