JAKARTA — Produk kuliner, olahan pangan, hingga fesyen dan kriya khas Kepulauan Bangka Belitung kini mendapat panggung lebih luas di ibu kota. Lewat partisipasi dalam pameran bertajuk "Babel Day 2026 – Dari Babel untuk Indonesia", PLN UIW Bangka Belitung melalui Hub UMK Babel berupaya mempercepat penetrasi pasar produk lokal ke jenjang yang lebih tinggi.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan bahwa keterlibatan korporasi dalam ajang ini bukan sekadar formalitas. Menurutnya, tanggung jawab PLN tidak berhenti pada penyediaan listrik, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat.
"Melalui Hub UMK Babel, kami berupaya secara sistematis meningkatkan kapasitas dan daya saing UMK binaan. Partisipasi dalam Babel Day 2026 merupakan langkah konkret untuk menginkubasi pelaku usaha lokal agar siap berekspansi dan bersaing di pasar nasional," ujar Ira dalam keterangan resminya, Minggu (16/8/2026).
Bukan Sekadar Transaksi Komersial
Manager Hub UMK Babel, Rizkan Famulakhih, menjelaskan bahwa orientasi program pembinaan yang dijalankan tidak hanya berpatokan pada volume penjualan sesaat. Lebih dari itu, pendampingan difokuskan pada penguatan fondasi usaha, mulai dari aspek produksi, kemasan, hingga standar kualitas agar produk layak dipasarkan secara luas.
Dengan mengusung tema "Dari Babel untuk Indonesia", ekshibisi ini menjadi ajang strategis untuk mempresentasikan portofolio produk unggulan daerah. Para pengunjung pameran di kawasan Cibubur dapat menyaksikan langsung keberagaman produk yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Babel.
Sinergi BUMN dan Pelaku Usaha Lokal
Kehadiran PLN di tengah para pelaku UMK menunjukkan peran aktif BUMN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari akar rumput. Melalui Hub UMK Babel, perusahaan listrik pelat merah itu berkomitmen menjadi katalisator bagi tumbuhnya wirausaha baru yang tangguh dan berdaya saing.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi budaya dan potensi ekonomi Kepulauan Bangka Belitung di kancah nasional. Diharapkan, partisipasi dalam ajang seperti Babel Day dapat membuka mata rantai distribusi yang lebih luas bagi produk-produk lokal.
Setelah pameran usai, PLN UIW Bangka Belitung berencana melanjutkan pendampingan intensif bagi para pelaku UMK binaan. Fokus ke depan adalah memastikan keberlanjutan usaha pasca-pameran, termasuk membangun koneksi dengan mitra bisnis potensial yang terjalin selama acara berlangsung.